Jop van der Avert Jadi Andalan Baru PSIM Yogyakarta, Kejutan Besar Musim 2026

Jop van der Avert Jadi Andalan Baru PSIM Yogyakarta, Kejutan Besar Musim 2026
Foto: Jop van der Avert Jadi Andalan Baru PSIM Yogyakarta, Kejutan Besar Musim 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

Bek PSIM Yogyakarta, Jop van der Avert, merasakan betapa menyenangkannya pengalaman singkatnya bersama Laskar Mataram di BRI Super League musim 2025/2026. Meski baru empat bulan di Indonesia, pemain asal Belanda ini cepat beradaptasi dan langsung menjadi andalan di lini belakang PSIM.

Perjalanan Jop di Indonesia dimulai ketika ia resmi diperkenalkan sebagai pemain PSIM pada 3 Februari 2026. Bek berusia 26 tahun ini menjadi rekrutan baru satu-satunya di jendela transfer pertengahan musim. Jop debut saat PSIM berhadapan dengan Persik Kediri pada pekan ke-21 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, dan sejak itu selalu tampil penuh di setiap pertandingan hingga pekan ke-33.

PSIM Yogyakarta sebenarnya berharap bisa kembali menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai markas mereka. Namun, kendala administrasi dan pendanaan untuk renovasi memaksa tim ini kemungkinan besar belum bisa kembali ke rumah musim depan.

Cepat Beradaptasi

Jop van der Avert menggambarkan proses adaptasinya di Indonesia sebagai sesuatu yang berjalan mulus berkat dukungan dari pelatih dan beberapa rekan senegaranya. Kehadiran mereka membantu Jop menyesuaikan diri baik di dalam maupun luar lapangan.

"Saya merasa beruntung dengan sambutan hangat yang saya terima di sini," ujar bek yang lahir pada 11 Mei 2000 tersebut. Faktor ini membuatnya lebih cepat merasa nyaman bersama PSIM, memungkinkan dia fokus menunjukkan performa terbaiknya setiap kali bertanding.

Menikmati Atmosfer Liga Indonesia

Sejak bergabung di PSIM, Jop van der Avert mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru. Ia menyadari setiap kompetisi memiliki karakteristik tersendiri, termasuk BRI Super League dengan atmosfer dan gaya permainan yang unik.

"Empat bulan di sini cukup memberi saya kesan yang mendalam," ungkap Jop. Pekan depan, PSIM dijadwalkan menghadapi Arema FC untuk pertandingan terakhir mereka di musim ini.

Rekam Jejak di Eropa dan Korea Selatan

Sebelum berkarier di Indonesia, Jop dibina di berbagai akademi sepak bola Belanda, termasuk MOC'17 Bergen op Zoom dan NAC Breda. Pada tahun 2020, ia bergabung dengan Willem II U-21. Kemudian, FC Dordrecht menjadi labuhan kariernya berikutnya sebelum ia pindah ke Cheongju FC di Korea Selatan pada musim 2024/2025.

Musim lalu, Jop membukukan 19 penampilan di Cheongju FC seperti yang dilaporkan oleh Transfermarkt. Pengalamannya inilah yang kini menjadi bekal berharga baginya di Indonesia.

```

Artikel terkait

Rekomendasi