Jay Idzes Tampil Memukau di Italia, Bos Sassuolo Beri Pujian Mengejutkan 2026

Jay Idzes Tampil Memukau di Italia, Bos Sassuolo Beri Pujian Mengejutkan 2026
Foto: Jay Idzes Tampil Memukau di Italia, Bos Sassuolo Beri Pujian Mengejutkan 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, mengungkapkan rasa puasnya terhadap performa gemilang yang ditunjukkan oleh Jay Idzes sepanjang musim 2025/2026. Bek tengah yang juga menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia tersebut telah membuktikan dirinya sebagai pilar utama di sektor pertahanan I Neroverdi.

Meski berstatus sebagai pemain baru yang didatangkan pada bursa transfer musim panas lalu, Idzes tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Kemampuannya dalam mengawal lini belakang langsung mendapat apresiasi tinggi dari manajemen klub maupun media-media olahraga di Italia.

Karier Jay Idzes di Sassuolo dimulai saat ia diboyong dari Venezia dengan nilai transfer mencapai Rp151,7 miliar, belum termasuk potensi bonus performa lainnya. Pemain yang akrab disapa Bang Jay ini kemudian menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi empat musim bersama klub yang bermarkas di Mapei Stadium tersebut.

Perjalanan musim perdananya terbilang sangat impresif karena ia mampu segera mengunci posisi di skuad utama. Setelah hanya absen pada laga pembuka musim, Idzes tercatat selalu tampil sebagai starter dalam 34 pertandingan berturut-turut di kompetisi domestik.

Berdasarkan data statistik dari platform Fotmob, berikut adalah rangkuman performa individu Jay Idzes bersama Sassuolo musim ini:

  • Total Menit Bermain: Tercatat telah mengumpulkan sebanyak 3.009 menit di atas lapangan hijau.
  • Rating Penampilan: Memiliki nilai rata-rata performa sebesar 6,70 di setiap pertandingan yang dijalani.
  • Jumlah Starter: Menjadi pemain inti dalam 34 pertandingan Serie A sepanjang musim berjalan.
  • Status Timnas: Tetap aktif mengemban tugas sebagai kapten utama Timnas Indonesia di level internasional.

Catatan statistik tersebut mempertegas betapa krusialnya peran Idzes dalam strategi permainan Sassuolo di bawah arahan tim pelatih. Konsistensi permainannya di lini belakang menjadi salah satu faktor kunci kestabilan tim sepanjang musim 2025/2026.

Dampak Besar Jay Idzes di Lini Pertahanan

Kehadiran Jay Idzes memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap hasil akhir yang diraih oleh skuad I Neroverdi. Dari seluruh pertandingan yang ia mainkan, Sassuolo berhasil mengamankan 14 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan menelan 13 kekalahan.

Lebih lanjut, kontribusi nyata Idzes terlihat dari keberhasilan tim mencatatkan delapan kali pertandingan tanpa kebobolan atau clean sheet. Ia telah menjelma menjadi sosok pemimpin yang sangat berpengaruh bagi rekan-rekan setimnya di area pertahanan.

Berikut adalah perbandingan data pertahanan Sassuolo saat Jay Idzes bermain dibandingkan dengan saat ia harus absen dari lapangan:

Kategori Statistik Dengan Jay Idzes Tanpa Jay Idzes
Rata-rata Kebobolan 1,23 gol per laga 2,33 gol per laga
Total Kebobolan 42 gol (34 laga) 7 gol (3 laga)
Hasil Pertandingan Variatif (Menang/Seri/Kalah) Selalu Kalah (3 kali)

Data dalam tabel tersebut menunjukkan penurunan kualitas pertahanan yang drastis ketika Idzes tidak berada di jantung pertahanan. Hal ini semakin memperkuat alasan mengapa manajemen klub sangat memuja performa pemain berusia 25 tahun tersebut.

Giovanni Carnevali dalam wawancaranya dengan Tutto Mercato Web menyatakan bahwa investasi yang dilakukan klub untuk mendatangkan Idzes sangatlah tepat. Ia menilai sang pemain telah memberikan bantuan yang luar biasa bagi stabilitas pertahanan tim selama satu musim penuh.

Pernyataan sang bos tersebut sejalan dengan meningkatnya nilai pasar Jay Idzes yang kini terus meroket tajam di bursa transfer. Berdasarkan data terbaru dari Transfermarkt, nilai pasar bek jangkung ini sekarang telah menyentuh angka Rp173,82 miliar.

Kondisi Terkini Menjelang Laga Pamungkas

Sassuolo dijadwalkan akan melakoni pertandingan terakhir mereka di Serie A musim 2025/2026 dengan bertandang ke markas Parma. Laga penutup musim ini akan digelar di Stadion Ennio Tardini pada hari Minggu, 24 Mei 2026 mendatang.

Sayangnya, kehadiran Jay Idzes dalam laga perpisahan musim ini masih menjadi tanda tanya besar karena masalah kebugaran. Ia dikabarkan masih dalam proses pemulihan cedera tumit yang dideritanya sejak tiga pekan yang lalu.

Cedera tersebut bermula saat Sassuolo menghadapi AC Milan pada pekan ke-35, di mana Idzes harus ditarik keluar pada menit ke-40. Meskipun timnya berhasil menang dengan skor 2-0 pada laga itu, sang bek harus menepi cukup lama untuk menjalani perawatan intensif.

Pertandingan melawan Parma sendiri sebenarnya sudah tidak memberikan pengaruh besar terhadap posisi kedua tim di klasemen akhir. Baik Sassuolo maupun Parma sudah dipastikan tetap bertahan di kasta tertinggi Liga Italia untuk kompetisi musim depan.

Sassuolo saat ini sudah nyaman bertengger di posisi ke-11 klasemen sementara Serie A, sementara calon lawan mereka berada di urutan ke-13. Meskipun demikian, para penggemar tetap berharap bisa melihat aksi terakhir Bang Jay sebelum ia memasuki masa libur kompetisi.

Kabar mengenai penampilan gemilang Idzes ini tentu menjadi angin segar bagi pendukung sepak bola di tanah air. Keberhasilannya menembus level elit Eropa membuktikan bahwa talenta pemain Indonesia mampu bersaing secara kompetitif di liga-liga top dunia seperti Serie A Italia.

Artikel terkait

Rekomendasi