Kabar kurang menyenangkan datang dari bek andalan sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, saat membela klubnya di Liga Italia. Idzes dilaporkan mengalami cedera tumit ketika memperkuat Sassuolo dalam laga krusial melawan raksasa Serie A, AC Milan.
Momen cedera ini terjadi pada pertandingan pekan ke-35 Serie A musim 2025/2026 yang berlangsung Minggu malam (3/5/2026). Meskipun harus ditarik keluar lebih awal, peran Idzes terbukti sangat vital dalam menjaga pertahanan timnya.
Kontribusi Signifikan Idzes di Lini Pertahanan
Dalam pertandingan yang digelar di MAPEI Stadium tersebut, Jay Idzes dipercaya turun sejak menit awal oleh pelatih Fabio Grosso. Ia diduetkan dengan Tarik Muharemovic untuk membendung lini serang AC Milan yang dihuni pemain tajam.
Kombinasi Idzes dan Muharemovic di jantung pertahanan sempat membuat barisan penyerang Milan, seperti Rafael Leao dan Christopher Nkunku, kesulitan mencetak gol. Kerja keras lini belakang ini membuahkan hasil manis bagi tim berjuluk I Neroverdi tersebut.
Sassuolo akhirnya berhasil menyudahi pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas tim tamu. Dua gol kemenangan I Neroverdi masing-masing dicetak oleh Domenico Berardi pada menit ke-5 dan Armand Lauriente pada menit ke-47.
Sayangnya, kegembiraan Sassuolo harus dibayar mahal dengan kondisi fisik sang kapten Timnas Indonesia. Jay Idzes tidak mampu menyelesaikan pertandingan hingga peluit panjang berbunyi karena masalah pada kakinya.
Pemain berusia 25 tahun itu hanya sempat mencicipi jalannya laga selama 40 menit saja. Ia terlihat berjalan perlahan meninggalkan lapangan sebelum akhirnya digantikan oleh Woyo Coulibaly demi mencegah risiko cedera yang lebih parah.
Statistik Permainan Selama 40 Menit
Meski hanya bermain dalam waktu singkat, Jay Idzes tetap memberikan kontribusi yang cukup solid di lapangan. Kehadirannya memberikan ketenangan di area kotak penalti saat menghadapi gempuran AC Milan.
Berikut adalah rincian performa Jay Idzes dalam laga kontra AC Milan berdasarkan catatan statistik:- Melakukan tiga kali aksi bertahan yang krusial untuk memutus serangan lawan.
- Berhasil mencatatkan tiga kali sapuan bola guna mengamankan area pertahanan Sassuolo.
- Mencatatkan akurasi operan sempurna sebesar 100 persen dari total 14 kali sentuhan bola.
- Mendapatkan rating permainan sebesar 6,4 berdasarkan penilaian dari situs statistik Fotmob.
Data di atas menunjukkan betapa efektifnya pergerakan Idzes meski kondisi fisiknya sedang tidak prima. Kehilangan sosoknya di sisa waktu pertandingan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi lini belakang Sassuolo.
Kekhawatiran Pelatih Fabio Grosso
Cederanya Jay Idzes menambah panjang daftar pemain Sassuolo yang harus masuk ruang perawatan medis. Kondisi ini membuat pelatih Fabio Grosso merasa khawatir mengingat peran penting sang pemain di skuad utama.
Sebelum Idzes, I Neroverdi sudah kehilangan beberapa nama penting akibat masalah kebugaran yang serupa. Beberapa pemain yang saat ini masih dalam proses pemulihan antara lain Edoardo Pieragnolo, Daniel Boloca, Fali Cade, serta Darryl Bakola.
Grosso mengungkapkan bahwa Jay Idzes sempat salah tumpuan saat melakukan lompatan dalam sebuah duel udara. Kejadian tersebut langsung berdampak pada tumitnya sehingga sang pemain segera meminta pergantian.
Rincian mengenai kondisi kebugaran skuad Sassuolo saat ini dapat dilihat pada tabel berikut:
| Nama Pemain | Status Kondisi | Jenis Cedera |
|---|---|---|
| Jay Idzes | Pemeriksaan Lanjut | Cedera Tumit |
| Edoardo Pieragnolo | Absen | Cedera Otot |
| Daniel Boloca | Proses Pemulihan | Cedera Kaki |
| Fali Cade | Absen | Masalah Kebugaran |
| Darryl Bakola | Tahap Rehabilitasi | Cedera Ringan |
Tabel ini menggambarkan situasi pelik yang dihadapi tim medis Sassuolo dalam menjaga kestabilan komposisi pemain. Manajemen tim diharapkan bisa segera memberikan kepastian mengenai durasi absennya Jay Idzes dari lapangan hijau.
Harapan untuk Pemulihan Cepat
Hingga saat ini, tim medis Sassuolo masih terus melakukan pemantauan mendalam terhadap tingkat keparahan cedera tumit Idzes. Hasil pemeriksaan lebih rinci diprediksi baru akan keluar dalam beberapa jam atau hari ke depan.
Fabio Grosso dalam sesi wawancara usai laga menyatakan harapannya agar cedera pemain andalannya itu tidak bersifat serius. Grosso mengakui bahwa keputusan menarik keluar Idzes adalah langkah antisipasi agar tidak memperburuk keadaan.
Sejak didatangkan dari Venezia pada musim panas tahun lalu, Jay Idzes memang langsung menjelma menjadi pilar tak tergantikan. Kepercayaan pelatih dibuktikannya dengan selalu tampil sebagai starter dalam 34 pertandingan Serie A musim ini.
Konsistensi performa Idzes di kasta tertinggi Liga Italia tentu sangat dibutuhkan, tidak hanya bagi klub, tetapi juga untuk Timnas Indonesia. Para penggemar sepak bola di tanah air kini berharap sang bek tangguh bisa segera pulih dan kembali beraksi.