Ingat Gael Kakuta? Eks Wonderkid Chelsea di PES 2010 Siap Kejutan di Piala Dunia 2026

Ingat Gael Kakuta? Eks Wonderkid Chelsea di PES 2010 Siap Kejutan di Piala Dunia 2026
Foto: Ingat Gael Kakuta? Eks Wonderkid Chelsea di PES 2010 Siap Kejutan di Piala Dunia 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Mantan pemain sayap Chelsea, Gael Kakuta, kini kembali menjadi perbincangan hangat setelah resmi dipanggil ke dalam skuad Timnas Republik Demokratik (DR) Kongo. Pemanggilan ini bertujuan untuk memperkuat tim nasional negara tersebut dalam menyongsong putaran final Piala Dunia 2026 mendatang.

Pemain berusia 33 tahun yang sempat menjadi idola di mode Master League PES 2010 ini masuk ke dalam daftar 26 pemain pilihan pelatih Sebastien Desabre. Keputusan ini tergolong menarik perhatian publik mengingat kondisi sang pemain dalam beberapa tahun terakhir.

Melansir laporan dari Reuters, pemanggilan Kakuta dinilai cukup mengejutkan karena riwayat kebugarannya yang dianggap kurang stabil. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, ia tercatat hanya tampil sebanyak dua kali untuk tim nasional akibat gangguan cedera yang berulang.

Walaupun demikian, staf kepelatihan Timnas DR Kongo tetap memandang pengalaman luas yang dimiliki Kakuta sebagai aset yang tidak tergantikan. Jam terbang tinggi yang ia miliki di berbagai kompetisi liga dunia diyakini mampu menjaga keseimbangan di dalam ruang ganti pemain.

Kehadiran sosok senior seperti Kakuta diharapkan dapat memberikan arahan serta bimbingan bagi para pemain muda yang masih minim pengalaman di turnamen akbar. Faktor mentalitas dan stabilitas tim menjadi alasan utama mengapa tenaganya masih sangat dibutuhkan dalam tekanan kompetisi sekelas Piala Dunia.

Pengalaman berkarir di banyak negara menjadi modal berharga bagi Kakuta saat membawa bendera DR Kongo kembali ke panggung internasional. Keberadaannya dianggap krusial untuk memastikan skuad tetap solid menghadapi lawan-lawan tangguh di fase grup nanti.

Konsistensi Skuad dan Bergabungnya Nama Besar

Pelatih Sebastien Desabre tampaknya ingin mempertahankan identitas tim yang sudah terbentuk sebelumnya. Ia tetap mengandalkan kerangka utama pemain yang berhasil membawa DR Kongo finis di peringkat keempat pada ajang Piala Afrika 2023 lalu.

Komposisi tim yang solid ini juga merupakan fondasi yang sama saat mereka berhasil melaju hingga babak 16 besar pada turnamen sebelumnya di Maroko. Konsistensi taktikal menjadi kunci utama yang diusung oleh pelatih asal Prancis tersebut.

Selain kembalinya Kakuta, sorotan juga tertuju pada hadirnya nama besar lain seperti Aaron Wan-Bissaka ke dalam skuad. Mantan bek kanan Manchester United tersebut kini resmi membela DR Kongo setelah melalui proses perubahan kewarganegaraan dari Inggris.

Kakuta sendiri sebenarnya lahir di Lille, Prancis, dan memiliki rekam jejak membela Timnas Prancis pada berbagai level usia muda. Namun, sejak tahun 2017, ia memantapkan pilihan untuk membela tanah kelahiran orang tuanya, Republik Demokratik Kongo.

Hingga saat ini, Gael Kakuta telah mengoleksi total 30 penampilan internasional bersama tim berjuluk The Leopards tersebut dan menyumbangkan lima gol. Kesempatan kali ini menjadi momen emosional baginya untuk mencicipi panggung tertinggi sepak bola di penghujung karier profesionalnya.

Penantian Panjang Setengah Abad

Momen pemanggilan Kakuta kali ini terasa sangat spesial karena berkaitan dengan sejarah panjang sepak bola negara tersebut. Pada bulan Maret lalu, ia sempat dicoret dari skuad saat DR Kongo berjuang memastikan tiket Piala Dunia melalui babak play-off melawan Jamaika.

Keberhasilan lolos kali ini sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 52 tahun bagi masyarakat Republik Demokratik Kongo. Terakhir kali mereka tampil di Piala Dunia adalah pada tahun 1974, saat negara tersebut masih dikenal dengan nama Zaire.

Pada penampilan perdana mereka di Jerman Barat setengah abad silam, tim ini harus menelan pil pahit dengan catatan tiga kekalahan beruntun. Kini, mereka datang dengan semangat baru untuk membuktikan kualitas sepak bola Afrika di kancah global.

Namun, tantangan berat sudah menanti DR Kongo di babak penyisihan grup turnamen mendatang. Berdasarkan hasil pengundian, mereka tergabung di Grup K yang dihuni oleh tim-tim dengan tradisi sepak bola yang sangat kuat.

Daftar lawan yang akan dihadapi DR Kongo di fase grup Piala Dunia 2026:

  • Portugal yang merupakan salah satu kekuatan utama dari daratan Eropa.
  • Kolombia yang dikenal memiliki gaya permainan teknis dan cepat dari Amerika Latin.
  • Uzbekistan yang kini mulai menunjukkan taringnya sebagai kekuatan baru dari Asia.

Ketiga calon lawan tersebut diprediksi akan menyulitkan langkah DR Kongo untuk melaju ke babak gugur. Oleh karena itu, persiapan matang dan komposisi skuad yang berpengalaman menjadi harga mati bagi pelatih Sebastien Desabre.

Perjalanan Panjang Karier Gael Kakuta

Nama Gael Kakuta pertama kali meledak di dunia sepak bola saat dirinya dipinang oleh raksasa Inggris, Chelsea, pada tahun 2008. Saat itu, kepindahannya dari Prancis memicu kontroversi transfer yang hebat karena usianya yang masih baru menginjak 17 tahun.

Meskipun datang dengan ekspektasi setinggi langit sebagai talenta muda berbakat, kariernya di Stamford Bridge tidak berjalan mulus. Selama tiga musim berseragam The Blues, ia hanya mampu mencatatkan 16 penampilan resmi di semua kompetisi.

Ketatnya persaingan di skuad utama membuat Kakuta harus rela menjalani masa peminjaman di enam klub berbeda demi mendapatkan jam terbang. Hingga akhirnya pada tahun 2015, ia dilepas secara permanen ke klub Spanyol, Sevilla, dengan nilai transfer mencapai 6 juta euro.

Seiring berjalannya waktu, Kakuta bertransformasi menjadi pemain yang sering berpindah-pindah klub atau "nomaden". Secara total, ia tercatat telah membela 15 klub berbeda yang tersebar di sembilan negara yang berbeda pula selama karier profesionalnya.

Saat ini, ia tengah merumput bersama klub asal Yunani, Larisa, dan tetap menunjukkan dedikasi tinggi di lapangan hijau. Piala Dunia 2026 diyakini akan menjadi panggung besar terakhir bagi Kakuta untuk membuktikan bahwa bakatnya belum sepenuhnya meredup.

Daftar Lengkap Skuad Timnas DR Kongo

Berikut adalah komposisi lengkap 26 pemain yang dipanggil untuk memperkuat Timnas Republik Demokratik Kongo:

Posisi Daftar Nama Pemain dan Klub Asal
Kiper Matthieu Epolo (Standard Liège), Timothy Fayulu (Noah), Lionel Mpasi (Le Havre)
Bek Dylan Batubinsika (Larisa), Rocky Bushiri (Hibernian), Gedoon Kalulu (Aris Limassol), Steve Kapuadi (Widzew Lodz), Joris Kayembe (Racing Genk), Arthur Masuaku (Racing Lens), Chancel Mbemba (Lille), Axel Tuanzebe (Burnley), Aaron Wan-Bissaka (West Ham United)
Gelandang Theo Bongonda (Spartak Moscow), Brian Cipenga (Castellon), Meshack Elia (Alanyaspor), Gael Kakuta (Larisa), Edo Kayembe (Watford), Nathanael Mbuku (Montpellier), Samuel Moutoussamy (Atromitos), Ngal'ayel Mukau (Lille), Charles Pickel (Espanyol), Noah Sadiki (Sunderland)
Penyerang Cedric Bakambu (Real Betis), Simon Banza (Al Jazira), Fiston Mayele (Pyramids), Yoane Wissa (Newcastle United)

Daftar pemain di atas menunjukkan kombinasi antara pemain yang merumput di liga-liga top Eropa dengan mereka yang bermain di kompetisi lain. Keberagaman klub asal ini diharapkan memberikan warna tersendiri bagi permainan kolektif tim nasional DR Kongo.

Dengan kembalinya para pemain kunci dan bergabungnya talenta baru, DR Kongo optimis bisa memberikan kejutan di Piala Dunia 2026. Fokus kini beralih pada pemusatan latihan untuk membangun kekompakan tim sebelum laga perdana dimulai.

Artikel terkait

Rekomendasi