Hasil Bologna vs Inter Milan: Comeback Mengejutkan, Nerazzurri Paksa Skor Imbang 3-3 di Liga Italia 2026

Hasil Bologna vs Inter Milan: Comeback Mengejutkan, Nerazzurri Paksa Skor Imbang 3-3 di Liga Italia 2026
Foto: Hasil Bologna vs Inter Milan: Comeback Mengejutkan, Nerazzurri Paksa Skor Imbang 3-3 di Liga Italia 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pertandingan pekan ke-38 Serie A musim 2025/2026 menyuguhkan duel penuh drama antara Bologna melawan Inter Milan. Bermain di Stadio Renato Dall'Ara pada Sabtu, 23 Mei 2026 malam WIB, kedua tim harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang dengan skor 3-3.

Inter Milan sejatinya mengawali laga dengan baik melalui gol pembuka dari eksekusi tendangan bebas Federico Dimarco. Namun, Bologna sempat membalikkan keadaan secara dramatis sebelum akhirnya tim tamu memaksakan hasil imbang di menit-menit akhir.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Sejak peluit awal dibunyikan, Bologna langsung menerapkan skema permainan agresif untuk menekan pertahanan lawan. Jonathan Rowe memberikan ancaman pertama pada menit ketiga melalui tusukan dari sektor kiri, meski tembakannya masih mampu diblok oleh Yann Bisseck.

Kesalahan koordinasi di lini belakang Inter hampir berbuah fatal pada menit ke-20 saat operan Josep Martinez dipotong oleh Rowe. Beruntung bagi Nerazzurri, Santiago Castro gagal memanfaatkan peluang tersebut karena kontrol bola yang kurang sempurna.

Inter Milan justru berhasil memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-22 lewat skema bola mati. Federico Dimarco melepaskan sepakan melengkung dengan kaki kirinya yang bersarang telak di pojok kanan atas gawang Lukasz Skorupski.

Kegembiraan pendukung Inter tidak bertahan lama karena hanya berselang tiga menit, tuan rumah langsung membalas. Federico Bernardeschi menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menyambar bola muntah dengan teknik sepakan kaki luar yang akurat.

Bologna hampir berbalik unggul pada menit ke-34 melalui peluang emas yang didapatkan oleh Remo Freuler. Sayangnya, tendangan jarak dekat pemain asal Swiss tersebut justru melambung jauh di atas mistar gawang Inter.

Terus menggempur pertahanan lawan, Bologna akhirnya mencetak gol kedua mereka menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-42, Tommaso Pobega melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang berubah arah setelah mengenai Petar Sucic dan masuk ke gawang.

Inter tampak kesulitan mengembangkan permainan untuk merespons ketertinggalan tersebut hingga waktu istirahat tiba. Babak pertama pun ditutup dengan skor 2-1 untuk keunggulan tim asuhan Vincenzo Italiano.

Saling Balas di Babak Kedua

Memasuki paruh kedua, Bologna kembali mengejutkan sang juara Serie A dengan gol cepat saat laga baru berjalan tiga menit. Bermula dari penetrasi Jonathan Rowe, bola diarahkan ke Juan Miranda sebelum akhirnya masuk ke gawang sendiri akibat salah antisipasi Piotr Zielinski.

Merespons situasi tertinggal dua gol, pelatih Inter Milan melakukan langkah berani dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus. Lautaro Martinez, Nicolo Barella, dan Federico Dimarco ditarik keluar demi menyegarkan alur serangan tim.

Meski Inter mencoba bangkit, Bologna nyaris menambah keunggulan mereka menjadi empat gol pada menit ke-51. Bernardeschi melakukan aksi individu yang melewati beberapa bek, namun tembakan kerasnya kali ini berhasil dipatahkan Josep Martinez.

Harapan bagi Inter mulai muncul kembali pada menit ke-64 melalui aksi gemilang yang diperlihatkan oleh Andy Diouf. Setelah melakukan manuver apik, bola hasil tendangannya membentur tiang dan langsung disambar Francesco Pio Esposito untuk mengubah skor menjadi 3-2.

Gol tersebut secara drastis mengubah momentum pertandingan dengan Inter yang kini lebih mendominasi penguasaan bola. Sebaliknya, lini tengah Bologna mulai tampak kehilangan kendali dan sering tertekan oleh serangan cepat lawan.

Bologna sempat mendapat nafas lewat peluang Lewis Ferguson pada menit ke-76, namun arah bola masih melenceng tipis. Ketegangan sempat meningkat ketika Henrikh Mkhitaryan harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras terhadap Ferguson.

Perjuangan pantang menyerah Inter membuahkan hasil manis pada menit ke-86 untuk menyamakan kedudukan. Luka Topalovic mengirimkan operan kunci kepada Andy Diouf yang kemudian melepaskan tembakan keras ke langit-langit gawang Bologna.

Di sisa waktu pertandingan, kedua tim berusaha mencari gol kemenangan namun tidak ada lagi peluang yang terkonversi. Wasit Kevin Bonacina meniup peluit panjang dengan papan skor menunjukkan hasil akhir imbang 3-3.

Statistik Pertandingan dan Klasemen Akhir

Meskipun berakhir seri, hasil ini tidak memberikan dampak bagi posisi Inter Milan yang sudah mengunci gelar juara liga musim ini. Inter mengakhiri kampanye Serie A 2025/2026 dengan perolehan total 87 poin.

Di sisi lain, hasil imbang ini terasa menyakitkan bagi Bologna karena mereka dipastikan gagal menembus zona kompetisi Eropa. Finis di peringkat kedelapan dengan 56 poin membuat mereka harus merelakan tiket Conference League musim depan.

Berikut adalah ringkasan statistik jalannya pertandingan antara Bologna melawan Inter Milan:

Kategori Statistik Bologna Inter Milan
Total Tembakan 11 11
Tembakan Tepat Sasaran 3 5
Penguasaan Bola 44% 56%
Jumlah Operan 346 425
Akurasi Operan 90% 89%
Pelanggaran 15 14
Kartu Kuning 0 2

Data di atas menunjukkan bahwa meskipun Inter Milan mendominasi penguasaan bola, efektivitas serangan kedua tim cenderung berimbang. Bologna tampil sangat disiplin tanpa menerima satu pun kartu kuning sepanjang pertandingan yang berjalan cukup keras tersebut.

Susunan Pemain Kedua Tim

Bologna menurunkan formasi terbaik mereka untuk membendung agresivitas sang juara bertahan:

  • Penjaga Gawang: Lukasz Skorupski.
  • Lini Belakang: Juan Miranda, Jhon Lucumi, Eivind Helland, Lorenzo De Silvestri.
  • Lini Tengah: Tommaso Pobega, Remo Freuler, Lewis Ferguson.
  • Lini Depan: Jonathan Rowe, Santiago Castro, Federico Bernardeschi.

Kombinasi antara pemain senior seperti De Silvestri dan pemain muda seperti Rowe sempat membuat pertahanan Inter kewalahan. Strategi serangan balik yang diterapkan Vincenzo Italiano terbukti efektif membuahkan tiga gol.

Inter Milan tampil dengan beberapa rotasi pemain namun tetap menjaga kerangka tim utama:

  • Penjaga Gawang: Josep Martinez.
  • Lini Belakang: Carlos Augusto, Stefan de Vrij, Yann Bisseck.
  • Lini Tengah: Federico Dimarco, Petar Sucic, Piotr Zielinski, Nicolo Barella, Andy Diouf.
  • Lini Depan: Lautaro Martinez, Francesco Pio Esposito.

Kehadiran pemain muda seperti Francesco Pio Esposito dan Andy Diouf menjadi kunci kebangkitan Nerazzurri di babak kedua. Keduanya berhasil membayar kepercayaan pelatih dengan sumbangan gol penting yang menghindarkan tim dari kekalahan di laga penutup musim.

Artikel terkait

Rekomendasi