Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menegaskan bahwa dirinya tidak berencana untuk menyamai durasi kepemimpinan Pep Guardiola di Manchester City. Meski sangat mengagumi pencapaian rekan sejawatnya itu, Flick merasa menetap di satu klub dalam waktu yang sangat lama bukanlah pilihan baginya.
Hansi Flick baru saja menandatangani perpanjangan kontrak bersama Blaugrana hingga tahun 2028 mendatang. Kesepakatan baru ini diberikan manajemen Barca setelah Flick sukses mempersembahkan tiga trofi utama hanya dalam dua musim pertamanya di Spanyol.
Faktor Usia dan Dedikasi di Lapangan
Flick menyadari bahwa intensitas melatih klub sebesar Barcelona sangat menguras energi dan pikiran. Jika ia menghabiskan waktu hingga sepuluh tahun di sana, Flick merasa kondisi fisiknya mungkin tidak lagi ideal untuk tuntutan pekerjaan tersebut.
Berikut adalah detail kontrak dan durasi kerja Hansi Flick di Barcelona:
| Detail Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Durasi Kontrak Baru | Hingga Juni 2028 |
| Total Masa Jabatan (Jika Tuntas) | 4 Tahun |
| Prestasi Sejauh Ini | 3 Trofi Utama |
| Target Pertandingan Terdekat | Valencia vs Barcelona (23/5) |
Data di atas menunjukkan komitmen jangka menengah Flick untuk terus membangun kekuatan Barcelona sebelum kontraknya berakhir. Flick sendiri dijadwalkan memimpin pasukannya bertamu ke markas Valencia untuk menutup musim 2025/2026 malam ini.
Kekaguman Flick terhadap Warisan Pep Guardiola
Dalam sesi konferensi pers, Flick menyatakan bahwa bekerja sebagai pelatih di usia senja merupakan tantangan yang sangat berat. Ia meragukan kemampuannya untuk tetap berada di pinggir lapangan saat usianya sudah menginjak kepala tujuh nanti.
“Bertahan selama sepuluh tahun di sini? Saya rasa tidak akan terjadi,” ujar Flick seperti dikutip dari laporan AS. Ia menambahkan bahwa bekerja dengan beban kerja seperti ini di usia 70 tahun bukanlah ide yang cemerlang bagi dirinya.
Di sisi lain, Pep Guardiola tengah bersiap mengakhiri masa baktinya selama satu dekade yang fenomenal di Manchester City. Laga melawan Aston Villa di Stadion Etihad pada Minggu (24/5) akan menjadi momen perpisahan emosional bagi sang manajer jenius tersebut.
Catatan emas yang berhasil ditorehkan Pep Guardiola selama di Inggris:
- Membawa Manchester City meraih total 20 trofi juara di berbagai ajang.
- Mencetak sejarah besar dengan meraih predikat treble winner yang prestisius.
- Membangun dominasi total di kompetisi domestik Inggris selama sepuluh tahun.
- Menjadikan The Citizens sebagai kekuatan yang paling ditakuti di level Eropa.
Pencapaian luar biasa yang diukir Guardiola selama sepuluh tahun terakhir mendapatkan apresiasi tinggi dari Hansi Flick. Flick menyebut kemampuan Guardiola menjaga tim tetap di level tertinggi dalam waktu yang sangat lama sebagai sebuah prestasi yang luar biasa.
Walaupun Flick enggan mengikuti jejak durasi Guardiola, fokus utamanya saat ini tetap pada pengembangan skuad Barcelona. Presiden Joan Laporta juga menyatakan dukungannya agar klub tetap bisa mendatangkan pemain-pemain baru yang dibutuhkan pelatih Jerman tersebut.