Guardiola Akhirnya Tinggalkan Man City: Perpisahan yang Mengejutkan!

Guardiola Akhirnya Tinggalkan Man City: Perpisahan yang Mengejutkan!
Foto: Guardiola Akhirnya Tinggalkan Man City: Perpisahan yang Mengejutkan!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Manchester City secara resmi mengakhiri era Pep Guardiola setelah musim ini. Pelatih asal Spanyol ini meninggalkan klub setelah hampir satu dekade memimpin, mempersembahkan 17 trofi utama. Keputusannya cukup mengejutkan karena masih memiliki satu tahun tersisa pada kontraknya. Namun, Guardiola merasa City membutuhkan sosok baru dan energi segar untuk melanjutkan perjalanan mereka.

Chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, menyatakan adanya perasaan berbeda saat Guardiola mengungkapkan niatnya untuk mundur kali ini. Dalam wawancara dengan media klub, Khaldoon menjelaskan bahwa Guardiola berkali-kali menyinggung rencana mundur selama di City. Tetapi, situasinya kini, menurut Khaldoon, terasa berbeda.

“Selama ini, saya selalu berhasil membujuknya untuk tetap tinggal karena saya tahu itu adalah yang terbaik. Namun sekarang, saya dan dia sama-sama memahami bahwa ini adalah keputusan yang tepat dan alami,” kata Khaldoon. Beberapa pekan sebelum pengumuman, sudah ada tanda-tanda kepergian Guardiola meski sempat menyatakan ia masih terikat kontrak satu tahun lagi menjelang final Piala FA.

Khaldoon menggambarkan hubungannya dengan Guardiola sebagai lebih dari sekadar relasi profesional. “Dia lebih dari seorang manajer. Dalam banyak tahun ini, kami menjadi sahabat, mungkin saya pun dianggapnya sebagai psikiater,” lanjutnya.

Khaldoon menambahkan bahwa selama masa sulit, Guardiola mungkin sudah 100 kali menyatakan mundur selama satu dekade terakhir. "Mirip cerita Anak yang Berteriak Serigala, saat Pep berkata ‘saya mundur’, itu tak selalu sesuai artinya. Memahami cara tepat menanggapinya menjadi kunci," ujar Khaldoon.

Guardiola menangani Manchester City sejak 2016 dan berkali-kali memperpanjang kontraknya. Namun, Khaldoon menyadari momen perpisahan ini tak terelakkan. Sementara itu, Manchester City tengah aktif mencari pengganti pelatih. Enzo Maresca, mantan asisten Guardiola yang terakhir menangani Chelsea, masuk dalam bursa terdepan.

Saat diminta menjelaskan lebih jauh tentang proses pencarian pelatih, Khaldoon memilih bersikap hati-hati. “Bersabarlah, dalam waktu dekat kami akan mengumumkannya, dan memastikan kami mendapatkan manajer terbaik,” tutup Khaldoon.

Artikel terkait

Rekomendasi