Florentino Perez Tegaskan Tak Akan Mundur dari Kursi Presiden Real Madrid

Florentino Perez Tegaskan Tak Akan Mundur dari Kursi Presiden Real Madrid
Foto: Ilustrasi Florentino Perez Tegaskan Tak Akan Mundur dari Kursi Presiden Real Madrid.
Ukuran teks

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, secara tegas membantah isu yang menyebut dirinya tengah menderita sakit parah. Ia juga menepis kabar burung mengenai pengunduran dirinya dari kursi kepemimpinan klub raksasa Spanyol tersebut.

Dalam konferensi pers yang digelar di Valdebebas pada Selasa (12/5/2026), pria berusia 79 tahun itu menegaskan komitmennya untuk bertahan. Ia bahkan merasa sangat optimis untuk kembali menang apabila pemilihan umum presiden digelar dalam waktu dekat.

Perez telah memegang kendali kepemimpinan Real Madrid sejak Juni 2009. Masa jabatannya saat ini merupakan periode keduanya setelah sebelumnya menjabat antara tahun 2000 hingga 2006.

Pada empat pemilihan presiden terakhir, termasuk yang berlangsung pada tahun 2025, Perez selalu maju sebagai calon tunggal. Namun, akhir-akhir ini posisinya mulai digoyang oleh berbagai pihak yang mendesaknya untuk segera meletakkan jabatan.

Alasan Desakan Mundur dan Tanggapan Perez

Gelombang protes ini dipicu oleh penurunan prestasi Real Madrid dalam dua musim kompetisi terakhir. Klub berjuluk Los Blancos tersebut gagal mengamankan satu pun trofi bergengsi di level domestik maupun internasional.

Meskipun performa tim sedang menurun, Perez menegaskan bahwa ia tidak akan pergi begitu saja dari kursi kepresidenan. Ia justru menantang pihak-pihak yang tidak menyukainya untuk bersaing secara terbuka.

Perez menyampaikan pesan keras kepada lawan-lawan politiknya melalui pernyataan berikut:

  • Ia meminta maaf karena mengecewakan pihak yang mengharap pengunduran dirinya.
  • Ia mempersilakan siapapun yang ingin menentangnya untuk maju secara terang-terangan.
  • Ia berkomitmen penuh untuk membela hak-hak seluruh anggota klub Real Madrid.
  • Ia meminta agar lawan-lawannya tidak bergerak secara sembunyi-sembunyi di balik layar.

Melansir laporan dari The Athletic, Perez bahkan telah menginstruksikan dewan pemilihan untuk segera memulai proses pemungutan suara. Hal ini dilakukan demi mengukuhkan kembali masa jabatan dewan yang saat ini sedang bertugas.

Bantahan Terkait Kondisi Kesehatan

Selain masalah kepemimpinan, Perez turut memberikan klarifikasi mengenai rumor kesehatan dirinya yang dikabarkan mengidap kanker stadium akhir. Ia mengklaim kondisinya saat ini sangat bugar dan masih sanggup mengelola dua tanggung jawab besar.

Selain menjadi orang nomor satu di Madrid, ia merupakan pimpinan Grupo ACS yang bergerak di sektor teknik sipil. Perusahaan infrastruktur global tersebut memiliki sekitar 170 ribu tenaga kerja dengan pendapatan mencapai 50 miliar Euro per tahun.

Perez memberikan rincian terkait kondisi fisiknya dalam tabel perbandingan berikut:

Aspek Kehidupan Kondisi dan Tanggung Jawab
Kesehatan Fisik Sempurna, sehat walafiat, dan tidak mengidap kanker stadium akhir.
Presiden Real Madrid Masih aktif menjabat dan siap mengikuti proses pemilihan ulang.
Presiden Grupo ACS Memimpin perusahaan infrastruktur dengan 170 ribu karyawan.
Aktivitas Medis Tidak pernah mengunjungi pusat onkologi sebagaimana yang dirumorkan.

Tabel di atas merangkum pembelaan Perez atas tuduhan yang menyebut dirinya sudah tidak mampu bekerja secara maksimal. Ia merasa kabar sakit tersebut hanyalah rekayasa yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu.

"Saya tidak tahu dari mana desas-desus itu muncul. Jika benar saya sakit kanker, pasti kabar saya berobat ke pusat onkologi sudah tersebar luas di media," ujar Perez dengan nada heran.

Perez juga menceritakan bahwa beberapa kerabat dekatnya sampai menghubunginya secara langsung karena khawatir. Mereka termakan kabar bohong yang menyebut penyakitnya sudah memasuki stadium terminal.

Ketegangan Internal dan Musuh di Balik Layar

Langkah Perez melakukan jumpa pers ini tergolong langka karena ia terakhir kali melakukannya pada tahun 2015 silam. Tindakan ini memicu spekulasi bahwa ada gejolak yang sangat serius di dalam internal klub.

Beberapa insiden internal yang seharusnya menjadi rahasia klub belakangan ini kerap bocor ke publik. Salah satunya adalah kabar mengenai perselisihan fisik antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde.

Perez juga mencium adanya keterlibatan pihak eksternal yang mencoba meruntuhkan pengaruhnya. Ia menyebut ada sosok pebisnis dengan "aksen Meksiko" yang sedang bermanuver di belakang layar, meski ia enggan mengungkap identitasnya.

Dengan menantang diadakannya pemilihan umum lebih awal, Perez ingin membuktikan bahwa dirinya masih mendapatkan dukungan penuh dari anggota Madrid. Ia ingin memastikan bahwa stabilitas klub tetap terjaga di tengah tekanan eksternal dan internal.

Artikel terkait

Rekomendasi