FIFA Larang Botol Minum di Piala Dunia 2026: Kepentingan Ekonomi Jadi Sorotan

FIFA Larang Botol Minum di Piala Dunia 2026: Kepentingan Ekonomi Jadi Sorotan
Foto: FIFA Larang Botol Minum di Piala Dunia 2026: Kepentingan Ekonomi Jadi Sorotan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
Parafrase Artikel - <a href="/tag/piala-dunia">Piala Dunia</a> 2026

Kritik keras ditujukan kepada FIFA setelah kebijakan baru yang melarang penonton membawa botol minum ke stadion selama Piala Dunia 2026. Banyak yang menilai langkah ini tidak masuk akal dan lebih mengedepankan keuntungan finansial.

Hanya seminggu menjelang pembukaan Piala Dunia 2026, FIFA memutuskan untuk melarang botol minum plastik dibawa masuk ke stadion. Argumen mereka, langkah ini bertujuan mencegah risiko cedera baik bagi pemain maupun penonton, mengingat botol plastik bisa menjadi alat pelemparan yang berbahaya.

Baca juga:

Donald Trump Ogah Bayar Mahal untuk Tiket Piala Dunia 2026

Keputusan ini menimbulkan kontroversi, mengingat ancaman serangan panas dan risiko dehidrasi bagi penonton yang memadai. Pada sisi lain, pemain sendiri diberikan waktu istirahat selama tiga menit di setiap babaknya saat laga berlangsung 22 menit.

Kecurigaan muncul bahwa pelarangan botol minum dari luar stadion ini dipengaruhi oleh sponsor besar seperti Coca-Cola, yang memasarkan air kemasan Dasani. Walikota Toronto, Olivia Chow, menilai langkah FIFA ini sebagai strategi untuk meningkatkan keuntungan.

Menurut Chow, dirinya hanya akan bisa menerima pelarangan tersebut jika FIFA juga menyediakan air minum gratis di dalam stadion. "Kenapa harus membeli air kalau bisa membawa sendiri? Ini lebih hemat dan ramah lingkungan. Ini keterlaluan, mereka hanya mengincar keuntungan lebih. Mereka sudah meraup miliaran dolar, ini harus dihentikan," ujarnya kepada CTV News.

Serupa dengan pernyataan Chow, anggota dewan kota Toronto, Josh Matlow, juga memberikan kritik serupa kepada FIFA. Dia menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan penonton lebih penting dibandingkan memaksa mereka membeli produk minuman tertentu di stadion.

Matlow mengungkapkan, "Ini adalah hak yang mesti dimiliki di mana pun Anda berada, terlebih di Toronto. Kesehatan dan keselamatan publik harus diutamakan. Saya akan meminta pemerintah kota untuk menolak permintaan FIFA yang tidak masuk akal ini," tulisnya di X.

Baca juga:

Piala Dunia 2026: FIFA Disalahkan atas Ancaman Kenaikan Gila Tiket Kereta

Video: Iran Desak FIFA Beri Kepastian Akses ke Piala Dunia Tanpa Politik

Artikel terkait

Rekomendasi