Jakarta, CNN Indonesia -- John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, memberikan pujian tinggi kepada Emil Audero Mulyadi usai pertandingan melawan Oman yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (5/6). Emil, penjaga gawang yang lahir di Lombok, Nusa Tenggara Barat, tampil memukau, sehingga Herdman tak henti-hentinya memberikan apresiasi.
Dalam wawancara yang berlangsung di stasiun televisi pemegang hak siar setelah pertandingan, Herdman langsung memberikan pujian kepada Emil. "Angkat topi buat orang ini [Emil], penyelamatan bagus," tuturnya singkat kepada Emil yang ketika itu berdiri di sampingnya.
Ungkapan kagum Herdman kepada Emil kembali terdengar dalam sesi konferensi pers. Di awal pertemuan dengan media, Herdman sudah menyinggung peran penting Emil. "Emil punya peran besar dengan penalti itu. Kami menguasai pertandingan dan kami ingin terus berkembang," ucap Herdman.
Pelatih asal Inggris ini juga menyoroti penyelamatan heroik Emil saat pemain Oman menghadapi tendangan penalti selama sesi tanya jawab. Menurut Herdman, kiper yang bermain untuk klub Serie A Como tersebut merupakan sosok yang bisa diandalkan.
Ketika Timnas sudah unggul 2-0, hukuman penalti untuk lawan bisa mengubah keadaan jika gol tercipta. "Ketika unggul 2-0 dan lawan dapat penalti lalu gol, maka keadaan bisa berubah. Emil ada di waktu yang tepat untuk membantu tim. Kami harus bergantung dan percaya pada orang ini," ungkap John Herdman dalam sesi jumpa pers.
Penyelamatan krusial Emil memastikan keunggulan 2-0 tetap aman, dengan gol dilahirkan oleh Justin Hubner dan Ole Romeny. Garuda kemudian menambah gol lewat sontekan Ragnar Oratmangoen, menutup kemenangan 3-0 untuk Timnas Indonesia.
Emil menanggapi pujian tersebut dengan rendah hati dan menyebut bahwa itu sudah menjadi tugas kiper. Saat melakukan penyelamatan penalti, penjaga gawang berusia 29 tahun itu mengatakan fokus sebagai kunci utama. "Soal penalti, itulah tugas kiper. Saya hanya mencoba menjaga fokus sebagai kiper," ucapnya.
```