Pertandingan antara West Ham melawan Arsenal di Stadion London pada Minggu (10/5) berakhir dengan skor 0-1 yang diwarnai oleh drama Video Assistant Referee (VAR). Kekalahan tipis tuan rumah ini menjadi sorotan tajam setelah sebuah gol krusial dianulir wasit pada detik-detik akhir laga.
Arsenal unggul lebih dulu melalui gol tunggal yang dicetak oleh Leonardo Tossard pada menit ke-83 setelah pertandingan berlangsung sengit tanpa gol di babak pertama. Namun, tensi meningkat drastis ketika memasuki menit kelima masa injury time saat Callum Wilson berhasil menyarangkan bola ke gawang The Gunners.
Gol tersebut bermula dari sebuah kemelut di depan gawang yang diakhiri dengan sepakan Wilson yang terlihat jelas telah melewati garis gawang. Wilson dan rekan-rekannya sempat merayakan gol penyeimbang tersebut sebelum wasit Chris Kavanagh memutuskan untuk meninjau rekaman video.
Setelah melakukan konsultasi mendalam dengan tim VAR dan memantau layar di pinggir lapangan, Kavanagh akhirnya membuat keputusan untuk membatalkan gol West Ham tersebut. Hal ini memicu kekecewaan mendalam bagi kubu tuan rumah yang merasa gol tersebut sah untuk menyelamatkan satu poin.
Alasan Pembatalan Gol oleh VAR
Pihak Premier League Match Centre (PLMC) kemudian merilis pernyataan resmi mengenai alasan di balik penganuliran gol yang dicetak oleh Callum Wilson. Berdasarkan tinjauan ulang, ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pemain West Ham terhadap kiper David Raya sebelum gol tercipta.
Pemain nomor punggung 19, Pablo Felipe Pereira, dinilai telah menghalangi pergerakan David Raya saat sang kiper berusaha mengantisipasi bola dari situasi sepak pojok. Wasit akhirnya memberikan tendangan bebas langsung bagi Arsenal sebagai konsekuensi dari gangguan ilegal terhadap penjaga gawang tersebut.
Keputusan ini menjadi kabar baik bagi Arsenal yang berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen Liga Inggris berkat tambahan tiga poin penuh. Sebaliknya, pembatalan gol ini menjadi pukulan telak bagi West Ham yang posisinya kian terancam di zona degradasi musim ini.