Kompetisi La Liga musim 2025/2026 telah resmi berakhir. Pertanyaan mengenai siapa saja tim yang akan menjadi duta Spanyol di kancah Eropa musim depan akhirnya terjawab dengan pasti.
Kasta tertinggi sepak bola Spanyol ini menutup tirainya pada Senin dini hari (25/5/2026). Pertandingan terakhir mempertemukan Villarreal kontra Atletico Madrid yang berakhir dengan skor telak 5-1 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan ini sekaligus memastikan daftar lengkap wakil La Liga di kompetisi antar klub Eropa mendatang. Menariknya, Spanyol mendapatkan keuntungan luar biasa pada musim ini.
Berkat koefisien kompetisi Eropa terbaik kedua sepanjang musim 2025/2026, La Liga berhak mendapatkan satu slot ekstra di Liga Champions. Hal ini membuat Spanyol bisa mengirimkan total tujuh wakil ke berbagai level kompetisi Benua Biru.
Rincian jatah tiket kompetisi Eropa untuk klub Spanyol adalah sebagai berikut:
- Lima tim teratas di klasemen akhir berhak berlaga di Liga Champions (UCL).
- Tim yang menempati peringkat keenam akan berkompetisi di Liga Europa.
- Satu tim di posisi ketujuh akan mewakili Spanyol di UEFA Conference League.
Kepastian ini menjadikan La Liga sebagai liga top Eropa pertama yang memastikan seluruh delegasinya untuk kompetisi UEFA musim depan. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai tim-tim yang berhasil lolos tersebut.
Lima Delegasi La Liga di Liga Champions 2026/2027
Barcelona sukses mengamankan tiket pertama sekaligus status sebagai juara liga musim ini. Tim asuhan Xavi tersebut berhasil mengunci gelar saat kompetisi masih menyisakan tiga pertandingan lagi.
Keberhasilan Barcelona merengkuh trofi dirayakan penuh emosional, termasuk momen saat Presiden Joan Laporta memeluk bintang muda Lamine Yamal usai kemenangan krusial atas Real Madrid. Barcelona pun akan didampingi rival abadi mereka, Real Madrid, yang mengakhiri musim di posisi runner-up.
Persaingan sengit sempat terjadi untuk memperebutkan posisi ketiga dan keempat klasemen. Duel pamungkas antara Villarreal dan Atletico Madrid menjadi penentu urutan akhir di empat besar.
Berkat kemenangan besar di laga terakhir, Villarreal sukses mengunci peringkat ketiga. Sementara itu, Atletico Madrid harus puas berada di posisi keempat, namun tetap aman untuk melaju ke babak utama Liga Champions.
Satu slot bonus Liga Champions musim depan menjadi milik Real Betis yang finis di peringkat kelima. Tim yang diperkuat Antony dan kawan-kawan ini sudah memastikan posisi mereka sejak pekan ke-36 klasemen La Liga.
Celta Vigo Mengamankan Slot Liga Europa
Untuk kompetisi Liga Europa musim 2026/2027, Spanyol akan diwakili oleh Celta Vigo. Kepastian ini didapat setelah mereka berhasil mempertahankan posisi keenam hingga akhir musim.
Celta Vigo harus berjuang hingga pekan terakhir untuk memastikan tiket ini. Kemenangan tipis 1-0 atas Sevilla menjadi kunci utama kesuksesan tim yang diperkuat oleh Ferran Jutgla dan Iago Aspas tersebut.
Hasil positif tersebut membuat perolehan poin Celta Vigo tidak mungkin lagi dikejar oleh kompetitor terdekat mereka, Getafe. Meski terpaut poin cukup jauh dari Real Betis di atasnya, Celta tetap bangga bisa kembali ke panggung Eropa.
Getafe Menuju UEFA Conference League
Tiket terakhir menuju kompetisi Eropa, yaitu UEFA Conference League, jatuh ke tangan Getafe. Tim ini berhasil finis di urutan ketujuh klasemen akhir La Liga musim 2025/2026.
Perjuangan Getafe tergolong sangat mendebarkan karena posisi mereka terus ditempel ketat oleh dua tim lainnya. Rayo Vallecano dan Valencia menjadi ancaman serius bagi Getafe hingga jornada ke-38.
Berikut adalah ringkasan klasemen akhir untuk zona kompetisi Eropa:
| Posisi | Klub | Kompetisi Eropa 2026/2027 |
|---|---|---|
| 1 | Barcelona | Liga Champions (Champions Path) |
| 2 | Real Madrid | Liga Champions |
| 3 | Villarreal | Liga Champions |
| 4 | Atletico Madrid | Liga Champions |
| 5 | Real Betis | Liga Champions (Slot Bonus) |
| 6 | Celta Vigo | Liga Europa |
| 7 | Getafe | UEFA Conference League |
Penentuan nasib Getafe terjadi pada laga penutup melawan Osasuna. Kemenangan 1-0 di pekan terakhir memastikan mereka tidak tergeser dari peringkat tujuh besar dan resmi bermain di kancah internasional musim depan.
Selain persaingan antartim, musim ini juga mencatatkan sejarah individu bagi penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe. Pemain asal Prancis tersebut sukses meraih gelar El Pichichi atau pencetak gol terbanyak.
Prestasi Mbappe sangat dominan hingga ia disebut tidak terhentikan oleh bek lawan manapun di Spanyol. Ia bahkan berhasil menyamai rekor gol milik Cristiano Ronaldo saat masih membela Los Blancos.
Di sisi lain, Barcelona yang menjadi juara justru tidak memiliki satu pun pemain di daftar tiga besar pencetak gol terbanyak. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan El Barca musim ini lebih mengandalkan kolektivitas tim yang solid.