Arsenal Juara Liga Inggris 2026, Arteta Beri Pesan Mengejutkan ke Iraola

Arsenal Juara Liga Inggris 2026, Arteta Beri Pesan Mengejutkan ke Iraola
Foto: Arsenal Juara Liga Inggris 2026, Arteta Beri Pesan Mengejutkan ke Iraola. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Arsenal resmi dinobatkan sebagai kampiun Premier League musim ini setelah rival terdekat mereka, Manchester City, tertahan oleh Bournemouth. Keberhasilan ini membuat manajer Arsenal, Mikel Arteta, langsung menghubungi pelatih Bournemouth, Andoni Iraola.

Arteta secara khusus menelepon Iraola untuk menyampaikan rasa terima kasihnya atas hasil pertandingan tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi karena hasil imbang yang didapat City memuluskan jalan The Gunners meraih gelar juara.

Momen Kepastian Juara Arsenal

Kepastian gelar juara didapat setelah Manchester City hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat City mengoleksi 78 poin dari 37 laga yang sudah dijalani.

Dengan hanya satu pertandingan tersisa, koleksi poin Erling Haaland dan kolega tidak mungkin lagi mengejar Arsenal yang kokoh di puncak. Arsenal saat ini memimpin klasemen dengan raihan 82 poin yang sudah tidak bisa terkejar.

Kegagalan City meraih poin penuh sebenarnya sudah banyak diprediksi oleh para pengamat sepak bola sebelumnya. Tim asuhan Pep Guardiola tersebut baru saja melakoni laga berat saat mengalahkan Chelsea di final Piala FA tiga hari sebelumnya.

Di sisi lain, Bournemouth sedang dalam performa luar biasa dan belum terkalahkan dalam waktu normal sejak bulan Januari lalu. Performa stabil ini menjadikan The Cherries tim yang sangat sulit ditaklukkan di paruh kedua musim.

Hubungan Unik Arteta dan Iraola

Menariknya, Bournemouth sempat menjadi batu sandungan bagi Arsenal saat mengalahkan mereka pada bulan April lalu. Kekalahan tersebut nyaris saja menghancurkan harapan Meriam London untuk mengangkat trofi musim ini.

Namun, takdir berkata lain karena Bournemouth justru menjadi tim yang membantu mengunci gelar juara bagi Declan Rice dan kawan-kawan. Arteta pun mengakui peran besar tim lawan dalam menentukan hasil akhir persaingan liga.

Arteta mengungkapkan rincian percakapan teleponnya dengan Iraola :

  • Menyampaikan selamat atas prestasi luar biasa yang dicapai Bournemouth sepanjang musim ini.
  • Menyinggung momen saat Bournemouth hampir merebut harapan gelar Arsenal pada pertemuan sebelumnya.
  • Memberikan apresiasi karena Bournemouth justru membantu Arsenal juara di pekan krusial.
  • Menyampaikan kekaguman mendalam atas kualitas kepelatihan yang ditunjukkan oleh Iraola.
  • Memberikan doa terbaik untuk kelanjutan karier profesional sang manajer di masa depan.

Melalui panggilan tersebut, Arteta ingin menegaskan rasa hormatnya kepada teman lamanya yang telah bekerja keras. Ia meyakini bahwa Iraola akan meraih kesuksesan besar pada babak baru dalam karier kepelatihannya nanti.

Persahabatan Sejak Masa Kecil

Mikel Arteta dan Andoni Iraola memiliki hubungan yang sangat dekat karena keduanya lahir pada tahun yang sama, yakni 1982. Mereka tumbuh besar di wilayah Basque dan memulai langkah awal sepak bola di klub lokal yang sama.

Keduanya menimba ilmu di Antiguoko pada periode tahun 1991 hingga 1997 sebelum akhirnya menempuh jalan yang berbeda. Arteta memilih pindah ke akademi La Masia milik Barcelona untuk melanjutkan perkembangan bakatnya.

Berikut adalah ringkasan singkat mengenai perjalanan karier kedua pelatih tersebut :

Kategori Mikel Arteta Andoni Iraola
Klub Masa Kecil Antiguoko (1991-1997) Antiguoko (1991-1999)
Akademi Berikutnya La Masia (Barcelona) Lezama (Athletic Bilbao)
Klub Utama Sebagai Pemain Arsenal & Everton Athletic Bilbao
Pencapaian Musim Ini Juara Premier League Tiket Kompetisi Eropa

Tabel di atas menunjukkan betapa miripnya latar belakang mereka meski sempat terpisah dalam waktu yang lama sebagai pemain. Kini keduanya bertemu kembali di kasta tertinggi sepak bola Inggris sebagai manajer yang disegani.

Andoni Iraola sendiri dijadwalkan akan meninggalkan posisinya di Bournemouth pada akhir musim kompetisi ini. Ia pergi dengan meninggalkan warisan yang membanggakan, yakni membawa The Cherries menembus kancah Eropa musim depan.

Satu tiket menuju Liga Europa sudah berhasil diamankan oleh tim asuhannya melalui kerja keras sepanjang musim. Namun, mereka masih memiliki peluang terbuka untuk bisa berlaga di kompetisi yang lebih bergengsi, yakni Liga Champions.

Artikel terkait

Rekomendasi