Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, sukses melaju ke partai puncak Thailand Open 2026. Turnamen ini menjadi momen emosional karena menjadi ajang perdana mereka kembali bertanding sebagai pasangan.
Langkah Leo/Daniel untuk meraih gelar juara dipastikan tidak akan mudah. Mereka dijadwalkan menantang ganda putra unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, pada Minggu (17/5).
Tantangan Besar Menghadapi Unggulan Utama
Pertemuan di babak final ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat status lawan sebagai favorit juara. Leo/Daniel harus tampil ekstra waspada demi memutus dominasi pasangan India tersebut.
Keberhasilan menembus final merupakan pencapaian luar biasa bagi Leo/Daniel setelah sekian lama tidak berduet di lapangan. Berikut adalah beberapa poin krusial yang menyertai laga final Thailand Open 2026.
Fakta menarik seputar pertandingan final Leo/Daniel melawan Rankireddy/Shetty:
- Rekor Pertemuan: Leo/Daniel sejauh ini belum pernah menang dalam empat kali pertemuan melawan Rankireddy/Shetty. Pertemuan terakhir kedua pasangan terjadi pada ajang Malaysia Masters 2023 silam.
- Dominasi Rubber Game: Tiga dari empat laga tersebut berlangsung hingga set ketiga atau rubber game. Uniknya, Leo/Daniel selalu kalah di gim pertama dan ketiga, namun sempat mencuri kemenangan di gim kedua.
- Riwayat Melawan Bagas: Saat Leo berpasangan dengan Bagas Maulana pada 2025, ia juga menelan dua kekalahan dari Rankireddy/Shetty. Kekalahan tersebut terjadi di ajang bergengsi Indonesia Open dan China Open.
- Comeback Daniel Marthin: Thailand Open 2026 menjadi turnamen pertama Daniel Marthin setelah absen selama satu tahun. Ia harus menepi dari lapangan hijau akibat cedera yang dialami pada Sudirman Cup 2025.
- Ambisi Juara: Pasangan Rankireddy/Shetty tercatat pernah memenangi Thailand Open pada edisi 2019 dan 2024. Sementara itu, ganda putra Indonesia terakhir yang juara di sini adalah Berry Angriawan/Hardianto pada 2017.
Rangkuman fakta di atas menunjukkan bahwa pasangan India memiliki keunggulan sejarah yang cukup kuat. Namun, performa impresif Leo/Daniel selama turnamen ini memberikan harapan baru bagi pendukung bulu tangkis Tanah Air.
Data Perbandingan dan Riwayat Prestasi
Untuk memahami peta kekuatan kedua pasangan, tabel berikut menyajikan ringkasan fakta penting jelang pertandingan final.
Ringkasan statistik dan rekor pertemuan kedua pasangan:
| Aspek Perbandingan | Leo/Daniel (Indonesia) | Rankireddy/Shetty (India) |
|---|---|---|
| Head-to-Head | 0 Kemenangan | 4 Kemenangan |
| Gelar Thailand Open | Belum pernah | Dua kali (2019, 2024) |
| Status Unggulan | Non-Unggulan | Unggulan Pertama |
| Kondisi Fisik | Pasca pemulihan cedera 1 tahun | Kondisi prima |
Data tersebut memperlihatkan betapa besarnya tantangan yang harus dihadapi oleh wakil Indonesia. Meskipun secara statistik tertinggal, motivasi untuk mengakhiri puasa gelar ganda putra Indonesia di Thailand Open bisa menjadi kunci utama.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan medali, melainkan pembuktian kembalinya kekuatan Leo/Daniel di kancah internasional. Publik bulu tangkis kini menanti apakah kejutan besar akan tercipta di partai final nanti.