INIKATA.co.id – Laga antara Real Valladolid dan Barcelona dalam lanjutan La Liga di Stadion Jose Zorrilla, Minggu (1/5) dini hari WIB, berakhir dengan kemenangan tipis Blaugrana 2-1.
Kemenangan ini semakin mengokohkan posisi Barcelona di puncak klasemen sementara La Liga dengan koleksi 79 poin dari 34 pertandingan.
Sebaliknya, kekalahan tersebut semakin menenggelamkan Valladolid di dasar klasemen.
Tim asuhan Paulo Pezzolano itu hanya mampu meraih 16 poin dari 34 laga, memastikan mereka terdegradasi ke Divisi Segunda musim depan.
Tuan rumah memulai pertandingan dengan percaya diri. Ivan Sanchez membawa Valladolid unggul cepat pada menit keenam melalui tembakan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper Marc-André ter Stegen.
Gol ini membuat Valladolid tampil lebih defensif untuk mempertahankan keunggulan mereka hingga jeda babak pertama.
Barcelona yang menguasai 82 persen penguasaan bola mencoba membalas, tetapi sejumlah peluang yang mereka ciptakan tidak berbuah gol. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Valladolid.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, melakukan perubahan strategi di babak kedua. Ia memasukkan Raphinha dan Frenkie de Jong menggantikan Ansu Fati serta Pedri.
Keputusan ini terbukti efektif. Pada menit ke-54, Raphinha berhasil menyamakan kedudukan 1-1 setelah memanfaatkan bola muntah dari tepi kotak penalti.
Enam menit berselang, Barcelona berbalik unggul. Umpan matang Gerard Martin diselesaikan dengan sempurna oleh Fermin Lopez. Gol ini memastikan kemenangan 2-1 bagi Blaugrana.
Meski terus menekan hingga akhir pertandingan, Barcelona gagal menambah gol. Sebaliknya, Valladolid tidak mampu bangkit dari tekanan, sehingga skor tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini semakin memperbesar peluang Barcelona meraih gelar La Liga musim ini. Dengan keunggulan tujuh poin dari Real Madrid yang baru memainkan 33 laga, Blaugrana berada di jalur yang nyaman untuk meraih trofi.
Bagi Valladolid, kekalahan ini menutup peluang mereka untuk bertahan di La Liga, sekaligus menjadi akhir musim yang pahit.(**)
