Jelang Pilwalkot Makassar: Rudal Sebut Parpol Pengusungnya Bakal Bertambah Awal Agustus

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Bakal calon Wali Kota Makassar, Rusdin Abdullah alias Rudal mulai memanaskan mesin politik jelang Pilwali Kota (Pilwalkot) Makassar.

Hal itu terlihat dari baliho Rudal yang tersebar hampir di setiap sudut kota Makassar. Selain itu, ada juga rudal center untuk pemeriksaan kesehatan yang telah didirikan di Care free Day Jalan Boulevard.

Baca juga:

Lambatnya DPP NasDem Keluarkan Rekomendasi untuk ASS-Fatma jadi Pertanyaan Besar

Dari segi dukungan, Rudal mengatakan, selain sudah mengantongi NasDem dengan 8 kursi, kabarnya ada salah satu partai akan merapat sebagai bentuk koalisi untuk menggenapkan 10 kursi pemenuhan syarat usungan.

“Untuk kursi usungan sudah cukup Nanti di awal Agustus, jelang pendaftaran kita umumkan. NasDem 8 kursi, dan ada salah satu partai lagi,” ungkapnya.

Rudal mengakui bahwa partai yang akan berkoalisi dengan NasDem nantinya di Pilwali Makassar adalah PAN. Partai tersebut memiliki modal 3 kursi, jika diajak koalisi, maka lebih dari syarat usungan yang dipersyaratkan PKPU.

Baca juga:

Nama Indira dan Rahman Bando Mencuat di Pilwakot, Pengamat: Keduanya Miliki Keunggulan

“Jadi, selain NasDem. Insya Allah PAN bersama kami. Tidak menutup kemungkinan partai lain yang mau ikut, karena sementara baru 2 partai itu,” jelasnya.

Rudal juga menegaskan, dirinya tetap mencalonkan sebagai 01 calon Wali kota. Bukan sebagai 02. Apalagi disokong oleh partai pemenang Pileg di Kota Makassar.

“Saya maju 01, kalau wakil kami serahkan ke partai. Kita cari 02 berpengalaman di pemerintahan. Tapi kan lagi-lagi sesuai keinginan masyarakat,” sebutnya.

Untuk komunikasi, Rudal menuturkan bahwa dirinya interaktif terbuka dengan semua figur yang mensosialisasikan diri maju di hajatan 5 tahunan ini.

Ia juga mengakui bahwa niatnya maju di Pilwali mendapat dukungan dan dorongan dari kerabat dan sahabat. Baik di organisasi non partai dan pengusaha.

“Sebenarnya saya tidak berpikir untuk maju, tetapi karena desakan oleh kelompok besar jadi saya pikir ya sudahlah. Siap untuk maju, apalagi ada kendaraan partai,” tutupnya. (Kas)