Pilkada Surabaya, Gerindra Siapkan Ahmad Dhani Hadapi Calon Petahana

INIKATA.co.id – Persaingan dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) Surabaya tahun ini diprediksi bakal seru.

Selain pasangan petahana Eri Cahyadi-Armuji yang dipastikan kembali maju, musisi sekaligus politikus Gerindra Ahmad Dhani Prasetyo sudah disiapkan untuk meramaikan pemilihan wali kota (pilwali) Surabaya.

Baca juga:

Caleg Terpilih Maju Pilkada 2024, Haruskah Mundur dari Jabatannya? Berikut Penjelasan KPU

Dilansir dari Jawapos.com, nama Dhani dimunculkan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kemarin (20/5).

Awalnya dia menjawab pertanyaan seputar perkembangan pilkada Jatim. Setelah memastikan akan mengusung Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Dasco lantas menyebut nama Dhani.

”Dan juga untuk pilkada Surabaya, Partai Gerindra sedang mempersiapkan Ahmad Dhani untuk maju sebagai calon wali kota,” ujar Dasco kepada wartawan di kompleks gedung MPR/DPR RI kemarin. Meski begitu, dia enggan menjelaskan lebih detail persiapan yang dimaksud.

Baca juga:

Tak Dapat “Cuan”, Piyu Larang Ari Lasso Nyanyikan Lagu Ciptaannya

Di tempat lain, Sekretaris DPC Partai Gerindra Surabaya Bahtiyar Rifai mengatakan, sejak awal nama Ahmad Dhani menjadi satu di antara beberapa kader internal Gerindra yang masuk penjaringan bakal calon wali kota.

Nama tersebut juga sudah menguat di masyarakat. Karena itu, bukan kejutan apabila DPP mengerucutkan rekomendasi pada Dhani.

”Itu sesuai dengan semangat Partai Gerindra sejak awal untuk tidak membuka pendaftaran secara terbuka. Namun memilih kandidat terbaik dari internal partai,” ujarnya.

Namun, hingga kemarin petang DPC Gerindra Surabaya belum secara resmi menerima informasi soal rekomendasi untuk Dhani.

Keputusan partai bisa saja berubah sesuai dengan dinamika politik di Kota Pahlawan. Termasuk peluang kader lain bisa menggantikan Dhani sebagai kandidat utama.

”Memang ini masih wacana, namun mudah-mudahan iya. Kami akan siap mendukung bila memang keputusan itu jatuh untuk Ahmad Dhani. Kami siap memenangkannya,” tegas Bahtiyar.

Keputusan arah dukungan partai akan ditentukan pada rapat pimpinan cabang (rapimcab) yang berlangsung pada Juni atau Juli.

”Ada nama lain dari kader internal yang juga ikut penjaringan. Misalnya Hadi Dediansyah yang saat ini menjabat di legislatif DPRD Jatim. Incumbent Eri Cahyadi juga masuk perhitungan,” paparnya.

Sementara itu, saat ini kontestasi Pilwali Surabaya 2024 masih minim calon. Hanya ada satu bakal penantang yang sudah menyatakan siap maju, yakni Arif Fathoni, kader sekaligus ketua DPD Partai Golkar Surabaya.

Dia menjadi satu di antara dua nama yang mendapat surat tugas dari Golkar untuk maju ke pilwali bersama Eri Cahyadi.

Di sisi lain, pasangan yang diusung PDIP, Eri Cahyadi-Armuji, terus menggalang dukungan ke partai lain. Di luar PDIP, hingga kini sudah ada lima partai yang dilamar untuk mendukung mereka: PKB, PPP, Nasdem, dan Demokrat.

”Paling tidak kami pernah sowan ke sana untuk mengajak menjadi satu bagian dari membangun Surabaya. Bukan lagi untuk menunjukkan bahwa kami punya kekuatan. Kami ingin melepas bayang-bayang masa lalu yang selalu menunjukkan kekuatan satu dan lainnya,” papar Eri. (tyo/lum/gal/c9/faljawapos/inikata)

Writer: Jawapos