Soal Isu Prabowo dan Megawati Bakal Bertemu, Begini Respon Golkar

INIKATA.co.id – Partai Golkar menyambut baik rencana pertemuan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Selain bisa untuk melakukan lobi politik, juga sebagai penyambung tali kekeluargaan.

“Baguslah, silaturahmi selalu bagus apalagi dalam bulan suci Ramadhan,” kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kepada wartawan, Kamis (11/4).

Baca juga:

Penuhi Undangan KI, Presiden PKS Bahas Soal Keterbukaan Informasi

Dilansir dari jawapos.com, Airlangga mengatakan, partainya tidak mempersoalkan bila ada partai lain yang masuk dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, termasuk PDIP. Sebab, Prabowo juga telah menyatakan akan menjadi presiden untuk semua pihak.

“Pada prinsipnya Koalisi Indonesia Maju terbuka ya,” kata Airlangga.

Sebelumnya PDIP memastikan memiliki hubungan baik dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sehingga, Megawati Soekarnoputri sangat memungkin bertemu dengan Prabowo pasca Pilpres 2024 usai.

Baca juga:

Tersandung Kasus Narkoba, Kader Golkar Sinjai Tetap Maju Nyaleg

“Ibu Megawati ataupun PDI Perjuangan tidak pernah punya masalah pribadi apapun dengan Gerindra dan khususnya Ibu Mega dan Pak Prabowo. Hubungan pribadi antara kedua beliau itu sepanjang sejarah yang saya ketahui sangat baik hingga hari ini,” kata Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/4).

“Sehingga tidak tepat kalau dikatakan antara Bu Mega dan Pak Prabowo harus melakukan rekonsiliasi karena tidak ada perpecahan di antara beliau berdua. Yang terjadi sekadar kompetisi pemilu presiden yang itu sudah kita sepakati sebagai suatu sistem bernegara kita,” imbuhnya.

Meski begitu, Megawati dan PDIP masih menghormati proses sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Sehingga, pertemuan Prabowo dan Megawati belum bisa terlaksana.

“Silaturahmi yang bersifat kenegarawan itu setelah PHPU di MK selesai. Tapi secara pribadi, saya kira meksi mungkin secara fisik belum bertemu, antara hati Bu Megawati dan Pak Prabowo saya kira sudah saling kontak batin di antara mereka berdua,” pungkas Basarah.(Jawapos/Inikata)

Writer: Jawapos