Penggunaan BBM Jenis Pertamax dan Pertalite Jelang Idul Fitri Meningkat

INIKATA.co.id – Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) Pertamina pada Idul fitri 1445 H meningkat.

Kenaikan tertinggi terjadi pada Pertamax mencapai 70,6 persen. Pertalite naik 26,9 persen. Gasoline 3,7 persen, gasoil 0,6 persen dan kerosene 5,5 persen.

Baca juga:

Ingin Pedagang Terus Jualan, Pemkot Segera Relokasi Pasar Sentral Usai Terbakar

“Rerata realisasi harian BBM dibandingkan penjualan normal selama masa Satgas RAFI 2024, naik. Pemudik diimbau memastikan kondisi BBM cukup untuk mengantisipasi antrean di perjalanan,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan dikutip dari jpnn.com.

Menurut Riva Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan untuk memastikan BBM tetap aman.

Pemantauan dilakukan secara langsung ke lapangan dan juga secara sistem digital melalui Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC).

Baca juga:

Selama Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG di Sulawesi

“Di PIEDCC kami dapat melihat stok setiap SPBU berikut jadwal pengirimannya, bahkan kami juga dapat memantau SPBU melalui CCTV mereka yang sudah terintegrasi ke sistem Pertamina, semua real time,” ucapnya.

Pada H-3 Idulfitri 1445 H konsumsi BBM seperti Pertalite naik 26,9 persen dan Pertamax juga bertambah 70,6 persen. Kenaikan konsumsi hampir terjadi di semua jenis BBM.

Konsumsi Pertalite naik 26,9 persen, Pertamax naik 70,6 persen, Pertamax Turbo naik 33,3 persen, Solar turun 4,1 persen, Dexlite naik 28,3 persen, Pertamina Dex naik 32,2 persen dan Kerosene naik 42,5 persen.

Sementara itu Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan pihaknya menyiagakan 1.792 SPBU selama 24 jam.

Pertamina juga menyiapkan 61 titik Kiosk Pertamina Siaga untuk menyediakan Pertamax/Dex Series, 54 unit motoris di lokasi macet dan 200 unit mobil tangki.

Kemudian, ada 5.027 agen siaga untuk memasok LPG dan enam titik Serambi MyPertamina untuk menyediakan layanan kesehatan, nursery room dan berbagai fasilitas istirahat di jalur mudik.

“SPBU di wilayah jalur potensial seperti tol, jalur wisata dan jalur logistik disiagakan 24 jam,” katanya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi tentang produk dan layanan termasuk program RAFI 2024, bisa menghubungi call centre 135. (gir/jpnn/inikata)

Writer: JPNN