Polri Aktifkan 5.784 Pos Pengamanan, Pelayanan dan Terpadu, Siaga Mudik Lebaran 24 Jam

INIKATA.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksi jajarannya untuk siaga 24 jam nonstop selama arus mudik. Mereka akan dikerahkan untuk mengawal pemudik di daerah-daerah rawan.

Hal itu ditegaskan Kapolri di sela memantau kesiapan mudik di Pelabuhan Merak. Kapolri menegaskan, pengamanan arus mudik akan dilakukan secara menyeluruh. Kepolisian berupaya mengamankan sejumlah titik rawan kecelakaan dan kejahatan.

Baca juga:

Tidak Terima Disebut “Tak Normal”, Saiful Jamil Bocorkan Gaya dan Aksi Ranjang Dewi Perssik

”Selain jalan tol, kami mengamankan di luar tol. Untuk titik rawan kejahatan dan kecelakaan,” jelasnya.

Polri telah memetakan setiap titik rawan tersebut. Misalnya, jalan arteri yang sering terjadi kecelakaan. Polri mengupayakan agar jalan rawan kecelakaan itu diperbaiki. Baik berupa penambahan rambu-rambu maupun pemberian penerangan jalan.

”Kalau jalan lintas Sumatera yang rawan kejahatan, kami melakukan pengamanan,” tuturnya.

Baca juga:

Nyoblos di Rutan KPK, Mantan Mentan SYL Beri Hormat ke Wartawan

Kapolri menyatakan, kepolisian akan siap 24 jam untuk mengawal masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Masyarakat yang merasa akan melewati titik rawan kejahatan diharapkan melapor.

”Petugas siap mengawal melewati titik rawan tersebut. Kami berupaya masyarakat merasa aman dan nyaman saat mudik,” jelasnya.

Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Erdi Adrimulan Chaniago menambahkan, Korps Bhayangkara juga memetakan titik rawan banjir. Terdapat 115 titik rawan banjir yang biasa digunakan sebagai jalur mudik.

Polri dan instansi terkait juga telah menyiapkan langkah antisipasi. Pertama, menyiapkan 120 rute alternatif jika jalur utama dilanda banjir. Petugas akan mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif.

”Untuk mencegah banjir, kami bersama stakeholder melakukan pembersihan drainase, sungai, dan tanggul,” terangnya.

Pompa air juga telah disiapkan. Dengan pompa tersebut, genangan air bisa lebih cepat surut.

Di pelabuhan, dirancang rekayasa lalu lintas berupa delaying system atau penundaan perjalanan, serta buffer zone. Rekayasa lalu lintas itu akan dilakukan saat terjadi kepadatan di pelabuhan. Untuk Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan, penundaan perjalanan akan dilakukan di Rest Area Km 43 dan Km 68 jalan tol Tangerang–Merak.

”Ada juga di lahan PT Munic Line di ruas Jalan Cikuasa Atas untuk kondisi darurat,” terangnya.

Di Pelabuhan Bakauheni, penundaan perjalanan akan dilakukan di Rest Area Km 87, Km 67, Km 49, Km 33, dan Km 20 di jalan tol Bakauheni–Terbanggi Besar. ”Untuk Pelabuhan Ketapang, penundaan perjalanan di Rest Area Grand Watudodol Jalan Raya Pantura Banyuwangi–Situbondo. Lalu, untuk arah dari Jember, ada di kantong parkir Dermaga Bulusan,” ujarnya.

Sedangkan penundaan perjalanan di Pelabuhan Gilimanuk dilakukan di Terminal Kargo Gilimanuk. Untuk sepeda motor dilakukan di Terminal Bus Gilimanuk.

Sementara itu, Kadivhumas Polri Irjen Pol Shandi Nugroho mengatakan, dalam Operasi Ketupat 2024 akan dibentuk 5.784 titik pos. Perinciannya, 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.

”Pos ini beroperasi selama 13 hari sejak 4 April hingga 16 April 2024,” terangnya.

Rencananya, pada Rabu (3/4) besok, Polri akan melakukan apel gelar pasukan. Personel diharapkan siap membantu masyarakat selama arus mudik dan balik . (JawaPos/Inikata)