Mulai Dilirik Sejumlah Investor, Proyek Ducting Sharing Bakal Ditawarkan ke Pihak Swasta

INIKATA.co.id – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bakal menawarkan proyek ducting sharing ke pihak swasta.

Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto, mengaku proyek ducting sharing mulai dilirik sejumlah investor.

Baca juga:

Indira Yusuf Ismail Hadiri Program Satu Juta Polybag Gerakan Terus Menanam Dukung Pemkot Makassar Tekan Inflasi

“Selanjutnya kita akan investasikan. Kita undang investasi atau lanjutkan,” kata Danny, Senin (18/3/2024).

Meski begitu, Danny menyebut pengerjaan ducting sharing membutuhkan biaya besar.

Untuk itu, ia akan mengerjakan satu ruas jalan di area Pantai Losari sebagai proyek percontohan.

“Banyak swasta mau investasi, cuma takutnya kan nanti mahal. Nanti orang sewa mahal, FO nya mahal,” ujarnya

“Itu kan mahal jadi satu ruas jalan dulu, jadi kira-kira 5 kilometer dulu,” ucap Danny

Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar akan menggunakan inovasi Multi-Utility Tunnel (MUT) pada proyek Ducting Sharing di Kota Makassar.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, sistem MUT tersebut juga akan diterapkan di Ibukota Nusantara (IKN).

Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto ingin ke depan tidak ada lagi kabel yang terpasang semrawut di kota Makassar.

Untuk itu, timnya akan ke Singapura untuk melakukan study tiru terkait proses pemasangan kabel bawah tanah dengan sistem MUT

“Tanggal 25 (Maret) kita ke sana. Jadi di Indonesia itu dua, kita bersama IKN belajar ducting sharing dengan Multi-Utility Tunnel , teknologi paling baru,” kata Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto, Minggu (17/3/24).

Danny membeberkan, proyek ducting sharing ini memiliki biaya yang cukup tinggi. Awalnya ia menganggarkan dana sebesar Rp 400 miliar untuk pengerjaan sepanjang 10 kilometer.

Akan tetapi, mengingat waktu yang sempit, dan dikhawatirkan anggarannya akan berakhir menjadi sisa lebih perhitungan anggaran (silpa), maka Danny memutuskan mengalihkan separuh anggaran ducting sharing untuk pembangunan infrtastruktur stadion Sudiang.

“Satu ruas saja dulu, itu kan mahal, tapi karena kemungkinan tidak sampai waktunya, karena kita baru menyusun perencanaan, maka kita potong dulu anggarannya untuk (stadion) Sudiang,” bebernya.

Pemerintah kota kata Danny, terlebih dahulu akan mengerjakan proyek ducting tersebut sepanjang 5 kilometer di area Anjungan Pantai Losari sebagai percontohan.

Ke depan kata dia, proyek ducting ini akan ditawarkan ke pihak swasta. Ia mengaku banyak investor yang tertarik dengan proyek ini.

“Ini lagi di survey, kemungkinan di daerah sekitar pantai, karena itu penggunaannya paling tinggi,” ujarnya

“Selanjutnya nanti kita investasikan. Kita undang investasi atau lanjutkan. Kan banyak swasta mau investasi, kita contohkan dulu,” ucap Danny.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerja Umum (PU) kota Makassar, Muhammad Rissal mengatakan pengerjaan proyek ducting sharing akan dilakukan pada Agustus mendatang.

Ia mengatakan desain dari ducting sharing akan mengacu pada hasil dari study tiru di Singapura.

“Kalau desain kami mengacu pada studi tiru kami,” kata Rissal sapaan akrab Muhammad Rissal.

Ia menargetkan, pengerjaan proyek tersebut akan rampung akhir tahun 2024 mendatang.

“Mudah-mudahan kami dapat yang ahli di bidang itu,” ucap Rissal.