Danny Dukung Penuh Film Lokal ‘Keluar Main 1994’

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyatakan dukungan penuh untuk membantu sineas lokal Makassar, ‘Keluar Main 1994′.

Film karya yang diperankan anak muda Makassar ini rencananya bakal tayang 28 Maret mendatang.

Baca juga:

Makin Seru, Petualangan Sherina 2 Tayang lagi Mulai 28 September

Danny Pomanto merespon positif karya-karya seni anak Makassar. Melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar, pihaknya siap mendukung penuh promosi film pasca produksi.

“Kita support penuh, penayangan film itu di video trone Kota Makassar,” kata Danny Pomanto, saat menerima audiensi tim DL Entertainment untuk penayangan film Keluar Main 1994 di Kantor Balaikota Makassar, Rabu (13/3).

Pria berlatar pendidikan arsitektur ini menuturkan Makassar termasuk kota yang sangat produktif dengan film-film.

Baca juga:

Walikota Makassar Akan Lakukan Sosialisasi Terkait Lahan PSEL

Wali kota dua periode ini bangga lantaran sineas Makassar kian berkembang dengan film budaya, tradisi lokal yang relevan dan gampang diingat.

Dia menceritakan, sejak dahulu orang-orang Makassar merupakan global influencer.

Makanya, ide membangun Pinisi, Rumah Adat Toraja Tongkonan di tengah kota menjadi contoh bijak dalam pembelajaran kepada generasi muda.

Begitu pun dalam pengamatannya, perfilman Makassar makin bagus dalam konsep atau settingan, pencahayaan, cerita sangat mengena dan story tell.

Makanya dia ingin, ada film yang menggambarkan Kapal Pinisi, Rumah Tongkonan dan lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Makassar Moh Roem mengatakan Pemkot Makassar membantu mempromosikan karya film pasca-produksi agar lebih populer lagi dan diketahui oleh masyarakat Sulsel.

Diharapkan juga menjadi film yang dapat mencetak sejarah views setelah Uang Panai’ dengan ratusan ribu penonton hingga kini.

Diharapkan penontonnya mampu menyamai bahkan melebihi itu.

“Support Pemkot Makassar bukan kali ini saja tetapi sebelumnya juga selalu ambil bagian dalam membantu promosi film Sineas Makassar,” ucapnya.

Termasuk memberikan ide-ide produksi film berikutnya yang terus mengangkat budaya dan tradisi masyarakat Sulsel, Makassar.

Pasalnya lanjut Roem, banyak cerita, ide, jokes-jokes Makassar yang terkenal dan dipakai secara nasional.

“Dari jokes itu, kini dipakai semua orang. Yang mana berarti Makassar berperan secara menyeluruh atau global influencer,” jelas Roem. (B/Mawar)