Pencarian Korban Berlanjut, Drone dan Anjing Pelacak Diterjunkan ke Lokasi Longsor Luwu

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Pencarian korban longsor di jalan Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu memasuki hari ketiga. Anjing Pelacak dan drone pun ikut diterjunkan di lokasi longsor.

Kasi Ops Basarnas Sulsel, Andi Sultan menyampaikan pihaknya menggunakan anjing pelacak dari Polda Sulsel untuk menemukan korban longsor. Drone-pun di terbangkan untuk memonitor potensi longsor susulan.

Baca juga:

OTK Tembak 2 Anggota TNI dan 1 Warga Sipil di Yahukimo Papua

“Kita melakukan pencarian menggunakan drone untuk mengantisipasi adanya pergeseran tanah longsor yang menyebabkan longsor susulan,” ujar Sultan, Rabu (28/2/2024).

Upaya pencarian korban itu dibantu dengan tim gabungan dari Pemerintah Provinsi Sulsel, Luwu dan Palopo, TNI Polri dan stakeholder lainnya. Pihaknya akan terus melakukan pencarian setidaknya selama 1 minggu.

Kini Basarnas Sulsel bersama tim gabungan masih menyisir daerah longsor. Merek berfokus membuka jalanan poros Tana Toraja – Palopo yang terdampak tersebut.

Baca juga:

Kunjungi Korban Longsor Bastem Luwu, Pj Gubernur Sulsel Serahkan Santunan

“Kita berfokus membuka jalan siapa tau di jalan ini ada korban yang ditemukan melihat dari kondisi ini memang jalan trans menghubungkan Tana Toraja dan Palopo,” bebernya.

“kita clear-kan jalan aspal yang dicurigai, tetap kita lakukan pemantauan terus,” sambungnya. Pihaknya juga terus melakukan pendataan korban terdampak.

Hingga Rabu 28 Februari 2024 sekitar pukul 14.00 WITA. Data dari Basarnas Sulsel menunjukkan 5 korban dinyatakan meninggal dunia. 18 Dinyatakan selamat.

Selain itu kata dia, 4 alat berat pun telah diturunkan. Ini berupaya dilakukan untuk pembukaan akses jalan. Guna memudahkan pencarian korban di lokasi longsor. (Fadli)