Pj Gubernur: 101 Air Terjun di Sulsel Debit Airnya Menurun dan Berubah Kecoklatan

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menyebut sebanyak 101 air terjun di daerah yang dipimpinnya itu mengalami penurunan debit air.

Menurutnya, daya dukungnya alam yang tak lagi diperhatikan dan dikelola dengan baik mengakibatkan dampak buruk salah satunya debit air menurun hingga terjadi perubahan warna kecoklatan.

Baca juga:

Ucapan Selamat Datang Jemaah Haji Berubah jadi “Plt Walikota Bekasi Bobrok”

“Bahkan beberapa air terjun ada 101 air terjun di Sulsel juga menurun debit airnya. Airnya pun mulai tidak jernih lagi banyak diantaranya sudah menjadi coklat,” kata Bahtiar di Hotel Four Points, Senin (26/2/2024).

Kondisi alam di Sulsel saat ini kata dia, sudah menurun daya dukungnya seperti gunung-gunung lembah-lembah, sungai-sungai hampir sudah tidak ada pohon-pohon besar yang mengikat dengan tanah.

“Bahkan tempat tertentu dulu sumber mata air yang besar seperti di Bone Barat dulu waktu saya kecil kita berenang di sungai dengan air yang mengalir di Bone Barat, sekarang sudah kurang airnya,” ungkapnya.

Dia mengatakan, Tahun 2023 bumi Indonesia itu terpanas sepanjang sejarah dunia. Sulsel saja sejak dirinya mulai menjabat sebagai Pj Gubernur pada September, memang daya dukung lingkungan sudah berubah.

“Saya sudah keliling Sulsel 24 kabupaten kota baik dari data maupun melalui udara. Saya melihat lingkungan Sulsel memang ada yang berubah. Tahun 1991 saya kuliah di Unhas naik motor dari Makassar ke Bone itu sepanjang jalan pohon pinus dingin sekali lebih besar suara hewan dibandingkan suara motor,” pungkasnya. (B/Fadli)