Longsor di Luwu Telan Korban Jiwa

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Bencana alam berupa longsor di jalan Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu menelan 4 korban jiwa.

5 lainnya dilarikan di Rumah Sakit (RS), dan 5 lainnya lagi berhasil dievakuasi dengan selamat telah dibawakan ke rumahnya masing-masing.

Baca juga:

Gudang di FKM UMI Terbakar, Mahasiswa Panik dan Tinggalkan Kampus

Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/2/2024).

Saat pengendara melintasi jalan tersebut, mereka awalnya merekam momen tersebut, namun seketika terjadi longsor susulan sehingga berupaya untuk lari tapi sebagainya tidak dapat terselamatkan.

Baca juga:

Basarnas Hentikan Pencarian Korban Tanah Longsor di Maros, Empat Korban Dinyatakan Hilang

“Iya ini sampai sekarang masih 4 (meninggal) mudah-mudahan tidak bertambah. Ada yang dibawah ke RS 5 orang,nyang 5 lagi sudah dibawa ke rumah karena tidak terlalu parah,” ucap Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo saat dikonfirmasi.

Amson menyebut, lokasi terjadinya longsor itu masuk di jalan poros.

Sehingga aktivitas masyarakat yang melintasi jalan tersebut tidak diketahui berapa banyak.

Lokasi terjadinya longsor ini baru pertama kali terjadi.

Kendati tanah di kawasan tersebut terbilang labil karena berada pada daerah ketinggian.

“Karena kita tidak tahu berapa warga disitu saat terjadi longsor karena itu masuk jalan poros. Kalau ini lokasi baru kali ini tapi kan memang labil tanah disitu. Memang kita di Sulsel ini ketinggian rawan longsor,” ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa sebelum terjadi longsor, beberapa hari sebelum itu cuacanya cukup ekstrim seperti hujan deras. Sehingga, dampaknya pun terjadinya longsor yang menelan korban jiwa.

“Memang hujan deras disana. Saya lihat memang dari kemarin curahnya Lebih besar,” terangnya.

Tim yang diterjunkan ke lokasi longsor masih sementara bekerja melakukan pencarian.

Baik dari Pemprov Sulsel hingga Pemerintah kabupaten Luwu dan Kota Palopo.

“Jadi ini kan kita sementara koordinasi terus kesan cuma disana masih hujan deras dan sampai sekarang masih dilakukan pencarian. Dua unit alat berat juga sudah diturunkan ada dari Basarnas TNI polri dari Luwu dan Palopo. Ini kita masih menunggu informasi,” tutur Amson.

Olehnya itu, ia mengimbau kepada masyarakat terutama di sekitaran lokasi terjadinya longsor agar tetap waspada.

Karena saat ini cuaca ekstrem masih terjadi.

“Jadi kita himbau agar masyarakat senantiasa waspada menghindari tempat-tempat terjadi longsor susulan. Jadi sebenarnya korban diatas itu karena longsor susulan,” imbuhnya. (Fadli)