Kadinsos Paparkan Solusi Penaganan Anak Jalanan

MAKASSAR,INIKATA.co.id – Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Pangerang Nur Akbar, menghadiri Talkshow yang dilaksanakan Politeknik Negeri Media Kreatif yang tergabung dalam grub Crearive Space di Ganara Art Space Nipah Mall.

Talkshow tersebut menghadirkan 2 narasumber lainnya diantaranya Pertiwi Nurani merupakan Dosen Prodi BKPI Unismuh Makassar sekaligus Praktisi Psikolog dan Muh. Renaldy sebagai Ketua Umum Ikatan Pemuda Peduli Sosial).

Baca juga:

Penilaian Tahap II PPD 2023, Kepala Bappeda Makassar Dampingi Walikota

Adapun yang menjadi tema pembahasan dalam talkshow ini “Bagaimana realitas, tantangan dan solusi bagi anak jalanan?”.

Plt. Kadis Sosial Makassar Andi Pangerang Nur Akbar memaparkan berbagai solusi yang dilaksanakan Pemerintah Kota Makassar dalam penanganan masalah anak jalanan.

“Fenomena anak jalanan ini yang pertama stigma dari keluarga atau orang tua, mereka menganggap diri mereka ini keluarga anak jalanan jadi mereka turun jalan kemudian yang kedua adalah eksploitasi anak,” ucap Andi Pangerang kemarin.

Baca juga:

Rapat Koordinasi, Camat Kepulauan Sangkarrang Bersama Kepala Dinsos Makassar

Mengatasi realitas dan tantangan tersebut. Andi Nur Akbar mengatakan saat ini Dinas Sosial telah memiliki UPT Rumah Penampungan & Trauma Centre (RPTC).

“RPTC ini merupakan tempat para klien anak jalanan ketika kami melakukan penjangkauan mereka akan di assesment dan diberikan pembinaan, trauma healing disini kami ingin merubah stigma walaupun tidak mudah agar mereka tidak turun lagi ke jalan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga tidak segan akan memberikan sanksi bagi mereka keluarga anak jalanan yang terjangkau namun nyatanya mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Manusia silver kami ingin membina mereka agar tidak turun dijalan kami akan membuatkan spot di titik-titik wisata bekerja sama dengan Dinas Pariwisata sehingga mereka menjadi resmi seperti di Kota Tua Jakarta, khusus pengamen kami bekerja sama dengan institut pemusik jalanan mereka akan dibina menjadi musisi sehingga pekerjaan mereka menjadi profesi dan mendapatkan pendapatan,” jelasnya.

Terakhir dirinya menyebutkan pihaknya akan bekerja sama dengan Baznas Kota Makassar dalam penanganan anak jalanan di Makassar.

“Kami berencana akan bekerja sama dengan Baznas dalam penanganan anak jalanan, dimana bantuan maupun zakat yang disalurkan masyarakat kami fokuskan di masjid, semua dari hasil tersebut kami ingin mengajak mereka untuk datang ke masjid kami buatkan program mendekatkan diri kepada agama tidak hanya itu mereka juga akan mendapatkan bantuan sembako,” tutupnya.(nca)