Hari Ini, 36 Peserta Lelang Jabatan di Pemkot Makassar Jalani Assessment Psikotest dan Penulisan Makalah

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, telah mengumumkan hasil verifikasi berkas peserta lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau setingkat eselon II, untuk 7 jabatan lowong lingkup Pemerintah Kota Makassar, Selasa (20/2/24).

Adapun nama pejabat yang lolos verifikasi berkas yakni, Abdul Haris Has, Ahmad, Alamsyah Sahabuddin, Andi Amalia Malik, Andi Fadly, Andi Pangeran Nur Akbar, Andi Salman Baso, Andi Tenri Lengka, Arfan Sery Yusuf, Aswin Kartapati Harun.

Baca juga:

Hari Pertama Masuk Kerja, Bapenda Gelar Halal Bi Halal

Selanjutnya, Azhar Anwar, Benyamin B Turupadang, Dody Agriyanto, Edwar Supriawan, Ferdi, Hari, H Armin, Harun Rani, Heri Sumiharto, Husni Munbarak, Ibrahim Chaidar, Ikhsan, Ismawaty Nur, Ita Isdiana Anwar, Jusman.

Berikutnya, Kamelia Thamrin Tantu, Mohd. Andri A. Nugraha, Muh. Fuad Azis DM, Muhammad Aliwardi, Muhammad Amran Kudus, Muhammad Fadli, Riyadus Shalihin, Suwandi, Syahruddin, Syamsul Bahri, Zainuddin.

“Setelah timsel melaksanakan verifikasi berkas dan penelusuran rekam jejak, maka dari 37 ini yang belum memenuhi syarat administrasi sehingga yang akan lanjut pada proses seleksi berikutnya adalah 36 (orang),” ujar Kepala BKPSDM Kota Makassar, Akhmad Namsum, Selasa (20/2/24).

Baca juga:

Pemkot Segera Umumkan 3 Besar Hasil Seleksi JPT Pratama, Catat Tanggalnya

Akhmad Namsum mengatakan, ke 36 pejabat yang lolos verifikasi berkas, akan menjalani ujian Assessment, Psikotest dan Penulisan Makalah di Kantor Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan , Lembaga Administrasi Negara (Puslatbang KMP LAN) Makassar, hari ini, Rabu (21/2/24).

Mereka akan diuji oleh tim seleksi yang terdiri dari Prof. Aminuddin Ilmar, Prof. Nur Bahri Noer, Kepala Puslatbang LAN Makassar Andi Taufik, Pj Sekda Kota Makassar Firman Hamid Pagarra dan Kepala BKPSD Kota Makassar Akhmad Namsum.

“Sesuai aturan, timselnya 40 persen ada di pemerintah kota, 60 persennya adalah praktisi, akademisi, ada forum kota sehat, orientasi terkait pengkajian akademik mengenai kapabilitas, kualitas sumber daya tentu adalah LAN,” ujar Akhmad.

Akhmad menambahkan, shelter yang paling banyak di minati pendaftar adalah jabatan Kepala Dinas Sosial yakni sebanyak 20 pelamar.

Disusul Dinas PPKB sebanyak 17 pelamar, Dispora 13 pelamar, Satpol PP 12 pelamar, Dinas Ketahanan Pangan 10 pelamar, Diskominfo 10 pelamar, dan DLH 9 pelamar.

Akhmad menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lolos verifikasi berkas memiliki peluang yang sama untuk terpilih menjadi kepala OPD.

Yang terpenting kata dia, peserta menunjukkan kualitas dan kemampuan pengetahuan terhadap jabatan yang dilamar.

“Insya Allah pemkot Makassar melaksanakan kegiatan ini, dan kami berharap bagi seluruh Aparatur Sipil Negara yang seleksi maka bersaing secara sehat, karena peluang untuk terpilih sama, selama memenuhi kompetensi profesional,” ujarnya.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, seleksi terbuka yang dilakukan pemerintah kota Makassar, merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam membenahi birokrasi.

Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto, ingin menempatkan orang-orang terbaik di setiap OPD

“Pokoknya kita cari orang terbaik,” kata Danny.

Sebelumnya, Danny mengungkapkan, lelang jabatan diselenggarakan secara terbuka dan transparan.

Ia ingin, diakhir masa jabatannya, seluruh program-program yang telah dirancang bisa tersalurkan dengan maksimal ke masyarakat.

Untuk itu, lelang jabatan merupakan salah satu upaya untuk menempatkan pejabat sesuai dengan kriteria yang Ia harapkan yakni, loyal, punya integritas dan tidak memiliki konflik kepentingan.

“Saya pilih yang mau bekerja. Harapan kita, kita dapat orang yang betul-betul berdedikasi, saya mau betul-betul menjadi legacy yang maksimal dan puncak dari program kita tersampaikan ke masyarakat,” kata Danny.

Lebih lanjut, Danny menegaskan, tidak ada jaminan bahwa pelaksana tugas (plt) yang menjabat saat ini, akan terpilih menjadi pejabat definitif.

Bisa saja kata dia, wajah baru lah yang akan memenuhi kriteria menjadi pejabat defenitif. Meski begitu, incumben juga memiliki peluang besar, sebab menurutnya, pejabat plt telah menguasai visi-misi di lingkup kerjanya.

“Saya orangnya fair, saya kira di situ ada incumben yang Pj silahkan kalahkan kalau ada yang kalahkan. Kan lebih bagus lagi. Kan PJ lebih menguasai. Tapi siapa tau ada yang baik dari itu. Bisa saja, sekretaris tetap saja sekretaris ataukah sekretaris bisa naik kadis definitif,” ucap Danny.

(B/mwr)