Bahlil Sebut Kemenangan Prabowo-Gibran Adalah Realitas Politik

INIKATA.co.id – Ketua Tim Kerja Strategis (TKS) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Bahlil Lahadalia, menyampaikan apresiasi kepada generasi muda Indonesia yang telah membantu untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2.

Bahlil menilai, hasil hitung cepat atau quick count yang memperlihatkan Prabowo-Gibran unggul lebih dari 56-60 persen merupakan realitas politik yang sangat luar biasa. Padahal, kalkulasi internal tim Prabowo-Gibran memperkirakan angka yang akan diperoleh hanya sekitar 54 persen.

Baca juga:

Penuntasan Stunting dan UMKM Prabowo-Gibran Jadi Isu Strategis Bagi Perempuan

“Jujur ini menjadi sesuatu yang sangat luar biasa. Kami sendiri kaget, karena target kami maksimal 54 persen. Kami fair dengan target segitu, tapi kan rakyat gak bisa kita bendung. Ini realitas politik yang luar biasa,” kata Bahlil pada Rabu (14/2/2024).

“Saya, teman-teman TKS, dan relawan menganggap ini hasil kerja semua, hasil kerja rakyat, dan hasil pendidikan politik yang baik untuk keterlibatan rakyat yang menggunakan hak pilih,” sambung dia.

Menurutnya, kemenangan ini adalah buah manis dari kehadiran Gibran, yang membuktikan bahwa dukungan terhadap anak muda bukan sekadar retorika.

Baca juga:

Bahlil Sebut Cak Imin Tidak Paham Soal Hilirisasi

Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 yang sekitar 204 juta suara, lebih dari 52 persen atau sekitar 106 juta suara merupakan pemilih muda. Dari angka tersebut, porsi terbesar adalah pemilih berusia 17-30 tahun sekitar 31,2 persen atau mencapai 63 juta jiwa.

“Memang Mas Gibran representasi anak muda, karena tidak ada capres dan cawapres kecuali Mas Gibran di bawah 40 tahun,” ujar Bahlil.

Pria yang menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Penanaman Modal ini juga menyebut pencapaian Prabowo-Gibran sebagai kemenangan rakyat.

Di mana, semula, tidak sedikit masyarakat yang mencemooh Gibran. Seiring proses kampanye, Gibran berhasil membuktikan bahwa dirinya layak untuk menjadi pendamping Prabowo. Bahlil pun meyakini, cibiran yang semula dialamatkan kepada Gibran kini berubah menjadi dukungan.

“Jangan buat cerita dan halusinasi yang memojokkan orang. Orang yang tadinya tidak suka, bisa jadi suka, bisa jadi simpati. Makanya hati-hati,” ucap Bahlil.

Apresiasi yang sama turut dilontarkan Koordinator Nasional Penerus Negeri Muhammad Pradana Indraputra, yang mengatakan partisipasi anak muda dalam kontestasi ini sangat berperan penting bagi kemenangan Prabowo-Gibran.

“Kalau kita lihat by data kan pemilih paling banyak anak muda ya dan memang kami dari relawan anak negeri ini kan fokus di anak muda. Mudah-mudahan jadi gambaran tersendiri hasil kerja baik dan kerja keras kami di 02 dalam meraih dan merangkul anak-anak muda di Indonesia,” kata dia.

“Saya yakin bahwa itu tergambar dari tingkat partisipasi anak muda memilih yang harusnya juga tinggi dan akan berpengaruh terhadap elektabilitas kami,” pungkasnya. (JawaPos/Inikata)