Elektabilitas Prabowo-Gibran Terus Melejit di Sulsel, Pengamat Politik Ungkap Hal Ini

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Elektabilitas Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka semakin melejit di Sulawesi Selatan (Sulsel). Pilpres tinggal menghitung 6 hari lagi.

Terbaru survei yang dikeluarkan Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia. Di mana hasilnya elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 53,3%.

Baca juga:

Anies-AHY Bertemu, Pengamat Sebut Peluang Koalisi NasDem Demokrat Terbuka Lebar

Disusul oleh Anies-Muhaimin dengan presentase 33%. Sementara Paslon nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD berada di posisi buncit dengan prewsentase 4,5%. Semntara Margin off eror 5,3%.

Pengamat politik yang juga Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus menilai Sulsel merupakan pertarungan ketat Anies-Muhaimin dan Prabowo-Gibran. Kedua paslon sama-sama memiliki basis massa yang kuat di Sulsel.

“Secara tradisional Prabowo dari pemilu ke pemilu selalu menjadikan Sulsel sebagai lumbung. Figuritasnya diterima di Sulsel,” ujar Nurmal beberapa waktu lalu.

Baca juga:

Ini Alasan Tim Hukum Amin BW Walk Out Saat Eddy Hiariej Bersaksi

Sementara, Ganjar-Mahfud dinilai memiliki basis suara yang kecil di Sulsel. Menurut Nurmal, PDIP dan PPP di Sulsel tidak cukup mendominasi.

“Basis suara Ganjar-Mahfud di Sulsel memang kecil. Itu tergambar dari partai pengusung yaitu PDIP dan PPP yang memang tak secara tradisional sulit untuk mendominasi di Sulsel,” terangnya.

Mantan ketua KPU Makassar ini mengungkapkan Sulsel menjadi salah satu lumbung suara Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto saat berpasangan Sandiaga Uno pada Pilpres 2019 lalu. Hal itu dinilai berpengaruh terhadap elektoral Ganjar-Mahfud di Sulsel.

“Secara umum, wilayah Sulsel memang bukan wilayah basis PDIP. Saat Pilpres 2019 pun, Sulsel juga menjadi basis yang kuat bagi Prabowo. Jadi itu berimbas pada elektoral Ganjar-Mahfud di Sulsel,” tandasnya. (*)