Hindari Siswa Demo Kepsek, Kadisdik Sulsel akan Tingkatkan Fungsi Pengawasan di Sekolah

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin akan meningkatkan pengawasan di tingkat SMA/SMK/SLB Kepsek dan cabang dinas setelah berbagai aksi demo yang dilakukan pelajar.

Terakhir, siswa demo kepsek kembali terulang di SMAN 20 Makassar beberapa waktu lalu.

Baca juga:

Prioritas 2023, Gubernur Andi Sudirman : Alhamdulillah, Progres Rekonstruksi Jalan Yasin Limpo

Evaluasi secara menyeluruh juga akan ditingkatkan dengan kolaborasi dan koordinasi. Pihaknya kata Iqbal mencoba membangun kolaborasi antara Disdik dengan SMA/SMK/SLB yang berada di bawah naungannya. Jangan sampai ada lagi aktivitas yang tidak diketahui oleh Disdik.

“Fungsi kordinasi kami tingkatkan mulai bidang-bidang teknis dan cabang dinas kami fungsikan untuk memantau proses-proses aktifitas belajar dan kegiatan ekstrakurikuler disekolah,” jelas Iqbal, Kamis (8/2/2024).

Wajib bagi sekolah kata mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) itu merencanakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), untuk mendukung peningkatan mutu sekolah utamanya mendukung aktifitas siswa dan transparansi pengelolaan anggaran.

Baca juga:

Buntut Demo Ricuh di Kantor Gubernur, Suporter Polisikan Satpol PP Pemprov

“Mudah-mudahan dengan sinergitas dan kolaborasi kita bisa meminimalisir potensi gangguan-gangguan keamanan disekolah,” tandasnya.

Diketahui, Pengamat Pendidikan dari Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Arismunandar menyampaikan sebaiknya kepala-kepala sekolah di Sulsel haruslah dievaluasi secara periodik. Inspeksi mendadak alias sidak pun harus diaktifkan.

“Dievaluasi minimal 2 tahun sekali. Selain itu perlu diaktifkan inspeksi mendadak untuk mengantisipasi masalah yang muncul di sekolah,” ujar Prof Arismunandar.

Menurut Mantan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) itu Kepala Sekolah memang seharusnya memperhatikan kepentingan siswa sebagai objek yang harus dilayani di sekolah.

“Selain itu sebaiknya kepala sekolah membangun komunikasi yang baik dengan para guru dan siswa supaya tercipta iklim yang kondusif di sekolah,” ujarnya. (B/Fadli)