Lantik Pengurus Baru KMAB Bone, Mastan Ucapkan Selamat Bekerja dan Majukan Organisasi

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Kerukunan Mahasiswa Amali Bone (KMAB), Lapareppa melalukan pelantikan pengurus baru periode 2024. Dibawah tongkat kepemimpinan Aldi Jumardin bertekad membawah lembaga tersebut lebih maju dan berkembang.

Ketua Umum KMAB Lapareppe, Aldi Jumardin mengatakan ucapan terima kasih atas amanah besar yang diberikan kepada dirinya sebagai ketua Umum KMAB Lapareppe.

Baca juga:

Mendagri Umumkan Parepare Sebagai Daerah Terinovatif se-Sulsel

“Sebelumnya saya ucapkan terima kasih karena saya di berikan kepercayaan untuk menahkodai organisasi tercinta kita KMAB LAPAREPPA satu periode kedepan,” Katanya, Senin (5/2/2024).

Ia mengatakan KMAB LAPAREPPA adalah  rumah untuk mahasiswa yang berasal dari  kecamatan Amali untuk mengasah keilmuan dan membentuk pola pikir.

“Mahasiswa amali  yang kuliah di makassar itu tidak banyak, namun tidak sedikit mahasiswa Amali yang pernah menjadi pemimpin di organisasi-organisasi yang ada di makassar,” Sebutnya.

Baca juga:

APAK RI Desak Kejati Sulsel Usut Dugaan Mark Up Anggaran Pengadaan Baju SD-SMP Kabupaten Maros 2,8 Milyar

Dalam memimpin kedepannya, Aldi akan memegang teguh pesan yang sebelumnya telah disampaikan oleh para pendahulunya untuk bagaimana memajukan organisasi KMAB tersebut sebagai wadah belajar bagi Mahasiswa Amali.

“Pesan senior senior terdahulu mengatakan bahwa rawatlah organisasi kita ini dengan cinta, gerakkan organisasi ini dengan getteng lempu ada tongeng dan selalu masseddi ri decenge untuk melakukan kegiatan kegiatan positif sehingga KMAB LAPAREPPA dapat berdampak positif bagi setiap insan yang terlibat dan menjadi pelopor pemimpin masa depan,” tungkasnya.

“besar harapan saya kepada teman teman yang baru saja di lantik untuk tetap menjaga komunikasi dan solidkan gerakan, mari bawa perubahan di kecamatan Amali,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama MTN Law Firm dan Ketua Pusat Aliansi Peduli Anti Korupsi Republik Indonesia (APAK RI), Mastan, SH, MH, usai melantik para pengurus baru tersebut berharap para pengurus baru dapat segera bekerja dan memajukan organisasi tersebut.

“Mudah-mudahan Pengurus yang baru dilantik ini, bisa betul-betul menjalankan Roda kepungurusan dengan Baik dan Mampu membuktikan bersaing secara Sehat dalam Artian Ber-kreasi bikin acara atau Pertandingan yang bisa membesarkan Nama Lembaga secara Positif dan yang perluh Juga di ingat Sebagai Ketua Wajib Hukumnya untuk Mempersatukan Semua Anggota Lapareppa tidak Mengenal Desa Mana Dia berada karena kita Sebagai Ketua dan Pengurus KMAB Lapareppa Periode 2024,” tegasnya.

“harus di ingat dan ditanamkan dalam diri kita Tellu ritu riapparentang riakkarungengnge, mula mulanna riparentai sibawa cenning ati, maduanna riparentai sibawa siri’, matelluna riparentai sibawa tauna artinya Ada tiga jenis perintah dalam jabatan, pertama-tama perintahlah dengan ketulusan hati, kedua perintahlah karena harga diri, ketiga perintahlah karena rasa takut,” sambungnya.

Lebih jauh, Mastan mengatakan yang perlu menjadi perhatian yakni Korelasi Lembaga organisasi dan Pendidikan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam proses pengembangan potensi setiap insan masyarakat.

Dalam prosesnya pun menjadikan setiap insan dapat aktif dalam upaya mengembangkan dirinya serta lingkungan bermasyarakat.

Seperti hal yang tercantum pada Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang menyatakan bahwa “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.”

“Sebagai insan yang lahir dari rahim pendidikan khususnya Pendidikan Tinggi, tentu mahasiswa turut berperan dalam proses mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan prinsip bebas nilai serta mampu beraktualisasi secara mandiri, maka dalam prosesnya Pendidikan Tinggi harus mampu membentuk karakter mahasiswa yang mandiri dan kreatif. Karena harus di ingat bahwa ketika kita Mampu meng-krolasikan antara Organsisasi sama Pendidikan Maka Akan Melahirkan Pola Pikir yang Kuat dan Rasionil,” tungkasnya.

Mengakhiri sambutannya, Aktivis Anti Korupsi di Sulsel itu agar mampu menjaga nama baik organisasi dan mengawal kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.

“Kemudian terakhir pesan untuk adek-adek ber-organisasi sebagai mana saya jelaskan  diatas agar Supaya Nantinya melahirkan Pola Pikir yang Rasionil bisa Berguna dan bermamfaat bagi Nusa dan Bangsa Secara Khusus Bermamfaat di Kecamatan Amali sebagai Ujung Tombak Perubahan yang perluh dan yang harus diperbaiki,” tutupnya. (*)