Siswa SMAN 20 Makassar Demo di Sekolah, Disdik Sulsel Panggil Kepsek

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel merespon aksi demonstrasi yang dilakukan siswa SMAN 20 Makassar di halaman sekolahnya.

Kabid Pembinaan SMA Disdik Sulsel Harpansah mengatakan, pihaknya sudah lakukan komunikasi dengan pihak sekolah untuk meminta Kepsek SMAN 20 Makassar menghadap ke kantor.

Baca juga:

Kakek Usia 80 Tahun di Tana Toraja Hilang saat Menuju Kebun, TIM SAR Gabungan Lakukan Pencarian

“Tadi saya minta teman hadir dari MKKS (Musyawarah Kepala Kepala Sekolah) untuk memberitahukan kepada kepseknya untuk menghadap ke kantor,” ucap Harpansah, Senin (5/2/2024).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya belum dapat memutuskan secara sepihak atas tuntutan aksi tersebut. Olehnya, melalui tim yang dibentuk Disdik Sulsel nanti akan melakukan investigasi.

“Tentu kita tidak bisa memutuskan sepihak atau serta-merta makanya sesuai dari arahan pimpinan bahwa dinas pendidikan itu harus membentuk tim yang bisa melakukan pendalaman terhadap permasalahan ini,” terangnya.

Baca juga:

Demo Anarkis di Kantor Gubernur, Satpol PP Sulsel Minta Polisi Tangkap Pelaku Pengrusakan dan Kekerasan

Disdik Sulsel sudah mendatangi sekolah SMAN 20 Makassar tapi kepsek tidak ada di lokasi. Dari hasil rapat itu, pihaknya akan melaporkan ke pimpinan.

“Kebetulan kepala sekolah tadi tidak ada di tempat Jadi kami rapat tadi dengan guru-guru dan siswa,” katanya.

“Kejadian ini akan kami laporkan ke pimpinan sebentar kami belum tahu persis apa nanti keputusan dari pimpinan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan meski aksi demonstrasi ini merupakan hak menyampaikan aspirasi dalam prinsip demokrasi. Akan tetapi, yang dilakukan oleh para siswa yang masih duduk di bangku SMA ini merupakan fenomena yang harus dibina.

“Demo itu kan salah satu bentuk penyampaian aspirasi cuman kan disayangkan kalau misalnya siswa melakukan demo karena masih terlalu dini mereka untuk melakukan hal-hal seperti itu makanya memang mungkin ini merupakan Masukan ke depan bagaimana kita melakukan pembenahan atau pemberian pendidikan karakter dan pendidikan demokrasi kepada siswa,” pungkasnya. (C/Fadli)