Kelakar Prabowo Saat Silaturahmi Relawan di Makassar: Takut Diberi Nilai 0 Capres Lain

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menghadiri silaturahmi Relawan Prabowo-Gibran se-Sulsel di GOR Sudiang Jalan Pajjaiang, Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat (2/2/2024).

Dalam kesempatan itu, Prabowo Subianto kembali menyinggung nilai rendah yang diberikan oleh capres nomor urut 1, Anies Baswedan saat debat capres beberapa saat lalu.

Baca juga:

Jika jadi Presiden, Prabowo Janji Rangkul 01 dan 03

Berawal dari Prabowo memaparkan tentang hilirisasi sebagai salah satu strategi yang akan dijalankan oleh pasangan Prabowo-Gibran bila terpilih menjadi presiden dan wakil presiden masa bakti 2024-2029. Prabowo kemudian melemparkan pertanyaan tentang hilirasi kepada relawan yang hadir.

“Siapa yang bisa jawab apa hilirisasi? Kalau bener, saya kasih hadiah. Apa arti hilirisasi? Siapa yang bisa jawab?,” Tanya Prabowo dihadapan para relawan.

Selanjutnya salah seorang relawan bernama Rahmat kemudian mengangkat tangannya untuk menjawab pertanyaan dari Prabowo Subianto.

Baca juga:

Diduga Pelaku Prostitusi Online, 13 Orang Diamankan Polisi di Makassar

“Tidak lagi menjual bahan mentah ke luar negeri, tetapi kekayaan kita diolah di negeri kita sendiri,” jawab Rahmat.

Selanjutnya Prabowo menyebut jika jawaban Rahmat benar dan sempurna. Ia kemudian memberikan nilai 100 kepada Rahmat. Namun Prabowo mengaku hanya mendapat point 11.

“Lumayan dapat nilai 100, aku cuma dapat nilai 11 loh. Aku was-was menghadapi debat Capres keempat. Kalau dulu dikasi nilai 11, nda tau nanti dikasi nilai 0. Tapi gampang jawabannya, sory ye. Emang gue pikirin. Emang nya loe siape,” ucap Prabowo.

Prabowo kemudian mengingat kembali momen pada debat kedua capres yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Saat itu, capres nomor urut 1 Anies Baswedan memberikan nilai rendah atas kinerja Prabowo Subianto.

“Lumayan ya dapat nilai 100. Aku hanya mendapat nilai 11 loh,” ucap Prabowo yang disambut tawa dari para pendukungnya.

Ia mengungkapkan, penilaian rendah membuatnya merasa was-was dalam menghadapi debat terakhir. Ia berkelakar mungkin kembali mendapat nilai dari lawan politiknya.

“Aku was-was menghadapi debat tanggal 4 kalau hari itu dikasih nilai 11, nggak tau hari ini nanti dikasih nilai berapa. Mungkin dikasih nol,” ujar dia.

“Tapi gampang jawabannya. Sorry yeee. Emang gua pikirin. Emangnya lu siapa?,” pungkas Prabowo. (C/Qadri)