Puan Luruskan Maksud Pertemuan Dirinya dengan Sri Mulyani

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Pertemuan Puan Maharani dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, kemarin, Kamis (26/1) sempat menjadi perbincangan publik.

Soalnya beredar kabar bahwa Sri Mulyani diisukan mundur dari kursi jabatan Menkeu kabinet Indonesia Maju.

Baca juga:

Penanganan Kasus TPPU, Polri Selamatkan Uang Negara Sebesar Rp3,74 Triliun

Namun, Puan Maharani menyebutkan jika pertemuan dirinya dengan Sri Mulyani hanya sebatas konsultasi.

“Pertemuan dengan Sri Mulyani, hanya pertemuan dengan Ketua DPR dan Menkeu (Menteri keuangan) terkait dengan rapat konsultasi untuk pengelola lembaga investasi,” ujar Puan saat ditemui di Kantor TPD Sulsel Ganjar Mahfud Sabtu (27/1) malam.

“Jadi itu pertemuan antara ketua DPR dan menteri dari pemerintah yang meminta pendapat dan bimbingan dari DPR,” sambungnya.

Baca juga:

Bakal Diumumkan Hari ini, DPR Masih Berupaya Tekan Biaya Haji Hingga Rp48 Juta

Terpisah, menurut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan jika saat ini menteri di kabinet Indonesia Maju sedang dalam situasi kebatinan yang berbeda sehingga mempengaruhi kinerja para menteri.

“Karena suasana kebatinan yang dirasa sudah berbeda, karena apapun presiden oleh konstitusi harus mengabdi kepada bangsa dan negara harus mengedepankan kepentingan rakyat dari pada kepentingan yang lain termasuk keluarga,” tuturnya.

Hasto juga mengatakan jika Presiden perlu bersikap netral dalam menyikapi pemilu saat ini, agar kinerja menteri tidak dalam situasi akan intimidasi.

“Sehingga rakyat mengharapkan pemilu kali ini betul-betul netral tidak ada intimidasi ketika suasana itu muncul maka menterinya juga akan bekerja dengan baik, namun ketika yang terjadi adalah ambisi kekuasaan maka pasti menteri bekerja dengan tidak nyaman,” harapnya. (B/Qadri)