Terduga Pelaku Penganiayaan di Makassar Ditangkap, Empat Orang Buron

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Polisi mengamankan IH (26) terduga pelaku pengrusakan dan penganiayaan yang terjadi di jalan Tidung, Kelurahan Mapala, Kecamatan Rappocini, Makassar pada Selasa (23/1) dini hari. Aksi penganiayaan terhadap korban YS (36) dan NM (27) terkeman CCTV dan viral.

Kapolsek Rappocini, Kompol Muhammad Yusuf mengatakan, dugaan penganiyaan dilakukan 6 orang. Para pelaku mendatangi korban di kosnya dan melakukan menganiayaan.

Baca juga:

Terduga Pelaku Pemerkosaan Terhadap Siswi SMP di Takalar Ditangkap

“Dugaan penganiayaan itu dilakukan bersama-sama. Selain menganiaya, mereka juga merusak kaca dan motor yang terparkir di teras kos,” kata Muhammad Yusuf, Jumat (26/1/2024).

Pasca kejadian itu, Unit Opsnal Reskrim Polsek Rappocini melakukan penyelidikan dan mendatangi salah satu rumah terduga pelaku yakni MA di Minasa Upa. Karena tidak ditemukan, petugas berkoordinasi dengan orang tua MA untuk menyerahkan diri. MA akhirnya datang menyerahkan diri di Polsek Rappocini.

Dari hasil interogasi, MA membenarkan bersama IH mendatangi kos korban menanyakan orang yang balap-balap menggunakan motor Scoopy hitam namun tidak ada yang menjawab. MA dan IH kemudian keluar dari rumah kos.

Baca juga:

Komplotan Pencurian Kabel Listrik PLN di Pinrang Ditangkap, Polisi Sita 36 Kg Tembaga

“Saat di depan pintu kos ia melihat YS dipukul oleh MA, AZ dan AL, akhirnya terjadi keributan,” kata Muhammad Yusuf.

Sebelum mendatangi kos korban dan melakukan penganiayaan secara bersama-sama, para pelaku bermain billiard di daerah Kecamatan Panakkukang dan mengkonsumsi minuman beralkohol.

“Saat melakukan aksinya dalam kondisi mabuk. Mereka 6 orang datang menggunakan sepeda motor kemudian masuk ke kos korban melakukan penganiayaan secara bersama-sama. Kecuali MA tidak, dia hanya memperhatikan dari pintu pagar rumah kos korban,” bebernya.

Kapolsek Rappocini menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengerjaan terhadap empat terduga pelaku masing-masing RS, AL, MAS dan AZ.

“Empat orang ini masih dalam pengejaran,” Yusuf memungkasi.