Pj Gubernur Sulsel Tegaskan ASN Netral di Pemilu, Tak Memihak-Kampanye

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) harus Netral dan tidak boleh memihak pada kandidat tertentu di Pemilu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel secara tegas melarang ASN ikut berkampanye.

Hal ini berulang kali ditegaskan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, dalam berbagai kesempatan. Bahtiar menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus netral dan tidak boleh aktif berkampanye. Netralitas juga harus ditunjukkan ASN dalam bersosial media.

Baca juga:

Disdik Sulsel Jelaskan Nasib Anggaran Pembangunan “SMK Pisang” Ditengah Wacana Refocusing 

“Hati-hati dalam bersosial media. Jangan ada simbol-simbol menunjukkan keberpihakan. Termasuk memberikan komentar bahkan like atau suka di postingan yang berbau kampanye,” pesan Bahtiar, Jumat (26/1/2024).

Jelang Pemilu, kata Bahtiar, ada patroli cyber yang mengawasi aktifitas ASN di semua sosial media. Begitupun di masa kampanye saat ini, ada Gakkumdu yang akan memberikan penindakan jika menemukan pelanggaran.

“Jadi hati-hati, jangan sampai karier yang dibangun selama ini hancur karena tidak netral di Pemilu,” pesan Bahtiar.

Baca juga:

Pengamanan Nataru, Ditlantas Polda Sulsel Optimalkan Implementasi ETLE

Diketahui, Pj Gubernur Bahtiar juga menginisiasi penandatanganan Pakta Integritas dan Pernyataan Netralitas ASN, hingga dilaksanakan di 24 Kabupaten/Kota se Sulsel hingga tingkat Desa/Kelurahan.

Tidak hanya itu. Netralitas ASN di Lingkungan Pemprov Sulsel diperkuat dengan dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 270/12462/BKD tentang Netralitas ASN pada Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Tahun 2024, di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel, yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah, Para Staf Ahli Gubernur, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan seluruh ASN. (C/Fadli)