Target Bawa Piala Adipura, Danny Pomanto Kerahkan Seluruh OPD

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Pemerintah Kota Makassar terus melakukan pembenahan untuk bisa meraih kembali Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) 2023.

Apalagi Kota Makassar pernah meraih Adipura tiga kali berturut-turut di periode pertama kepemimpinan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Baca juga:

Antisipasi Konflik Pasca Pilpres, Danny Bakal Kumpulkan Partai Pendukung Semua Capres-Cawapres

Ditambah tahun 2017 lalu, pemkot pernah menerima Penganugerahan Adipura ASEAN kategori Clean Land.

Dalam arahannya, Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berbenah, agar seluruh objek penilaian mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Intinya adalah team work. Karena kerja-kerja Adipura ini adalah kerja semua pihak. Kita mau membuat sejarah, bagaimana kerja-kerja kita bisa meraih kembali Adipura,” ungkap Danny Pomanto, Kamis (25/1/24).

Baca juga:

Jelang Penilaian Adipura, Pemkot Makassar Bersih-Bersh TPA Antang

Danny optimis, tahun ini kota Makassar bisa membawa pulang kembali piala Adipura.

Sebab menurutnya, apa yang menjadi indikator penilaian tim KLHK menunjukkan progres yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Kita harus tetap optimistis, indikatornya kan seperti toilet harus bersih, pemilahan sampah harus jelas dan saluran drainase harus berfungsi dan itu semua kita maksimalkan,” tuturnya.

Begitu pun dengan TPA, kondisinya sudah jauh lebih baik. Termasuk kolam lindi yang semakin bersih.

“TPA itu sudah bagus, tinggal kita benahi lagi. Itu perlu ditangani dengan baik sehingga kita harus kerja bareng-bareng untuk mencegah itu,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar Ferdi Mochtar menyebut ada 19 titik yang menjadi lokus penilaian Tim KLHK.

Beberapa diantaranya seperti TPA Tamangapa, Bank Sampah Pusat, RSUD Daya, Puskesmas Makkasau, pasar tradisional, tempat wisata Akkarena, sekolah, hingga kantor pemerintahan.

“Itu semua sudah on the track dan koordinasi dengan stakeholder terkait kita lakukan terus berdasarkan wilayah titik pantauan,” ujarnya.

Khusus TPA Tamangapa, kata Ferdi pembenahannya berada di bawah tanggung jawab DLH.

Meski begitu, pihaknya tetap mengharapkan kerjasama antar OPD, demi memberikan penilaian yang maksimal.

“Seperti Dinas PU untuk pembenahan saluran drainasenya dan PDAM untuk pengelolaan kolam lindinya,” ungkap Ferdi.

Begitu juga dengan lokus lainnya, seperti pasar tradisional, permukiman warga, trotoar, sekolah, puskesmas, taman dan juga rumah sakit sudah memenuhi syarat. Hanya tinggal pembenahan di beberapa titik.

“Kebersihannya, tempat pilah sampahnya itu sudah baik. Tinggal kita pantau terus. Jadi ada 19 indikator penilaian, kita berharap bisa capai 81% untuk kategori sangat baik,” tutupnya.

Rencananya, Tim Penilaian Adipura dari KLHK akan melakukan penilaian di 19 titik lokasi pada 29 Januari 2024, mendatang. (B/Mawar)