dr Udin Malik Perjuangkan Warga Lumpuh di Untia Agar Dapat Kursi Roda

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Aksi nyata dalma membantu masyarakat kembali ditunjukkan dr. Udin Sahputra Malik saat blusukan ke RW 1, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (18/1/2024).

Di sana, dr. Udin Malik menemui seorang warga yang mengalami lumpuh. Setelah berbincang dengan warga tersebut, ia pun kemudian langsung memfasilitasi agar warga tersebut bisa mendapat bantuan kursi roda dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar.

Baca juga:

8 Tahun Dampingi Wali Kota, Cerita Indira Genjot Kualitas Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan 

“Tadi kami komunikasi dengan Dinas Sosial, agar ibu yang memderita lumpuh tadi bisa diberikan bantuan kursi roda,” tutur dr. Udin Malik.

Ketua RW 1 Kelurahan Untia, Bohari Rahman, pun menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada dr. Udin Malik, yang telah menjembatani komunikasi ke Dinsos Makassar untuk pemberian bantuan kursi roda kepada warganya.

“Atas nama warga RW 1 Kelurahan Untia, kami mengucapkan terima kasih buat pak dr. Udin yang telah meringankan beban warga kami yang selama ini tidak bisa jalan, dan kini mendapat bantuan kursi roda,” tutur Bohari.

Baca juga:

Tumbuhkan Kepedulian Sesama, Dokter Udin Malik Kunjungi Korban Kebakaran

Sekedar diketahui, sejak beberapa tahun lalu, dr. Udin Malik memang konsen dan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial untuk membantu masyarakat.

Ia bahkan menggagas terbentuknya Forum Kemanusiaan Kota Makassar (FKKM) yang aktif turun ke lapangan untuk masyarakat dalam hal kesehatan dan pendidikan.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dengan predikan Summa Cumlaude yang kini mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (caleg) DPRD Kota Makassar nomor urut 3 dari PDIP untuk dapil III yang meliputi Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya itu juga menginisiasi gerakan Makassar Siap Sekolah atau yang disingkat Massikola.

Sejauh ini, gerakan Massikola yang diinisiasi dr. Udin Malik dan digerakkan oleh forum pemuda di berbagai kecamatan di Kota Makassar tersebut, telah berhasil mengembalikan sekitar 400-an Anak Putus Sekolah (APS) dan Anak Tidak Sekolah (ATS) kembali mendapatkan pendidikan yang layak, serta membantu dari segi pemenuhan seragam sekolah.

(B/Qadri)