Walikota, Pj Gubernur, KPU dan Bawaslu Tinjau Gudang Logistik Pemilu Kota Makassar

INIKATA.co.id – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, KPU Sulsel juga Bawaslu Sulsel dan Forkopimda terkait ikut meninjau lokasi Gudang Logistik Pemilu Kota Makassar di Jl Ir Sutami, Senin, (8/1/2023).

Gudang Logistik Pemilu untuk Kota Makassar sudah sangat siap. Dalam pantauan siang tadi, kesiapannya sudah sangat matang.

Baca juga:

Terkait Aset Akses Jembatan Kayu, Silang Pendapat BBWS Pompengan Dengan Pemkab Gowa

Bahtiar mengatakan dirinya bersama Forkopimda Sulsel datang ke Gudang Logistik Pemilu Kota Makassar dalam melihat rangka persiapannya.

Dan, kata dia, sesuai dengan yang direncanakan KPU dan Bawaslu Pusat berdasarkan peninjauan hari ini sudah sangat siap dan sesuai jadwal.

“Insyaallah Sulsel sangat kompak. Kita dukung penuh. Dengan melihat kondisi hari ini penyelenggaraan Pemilu insyaallah lancar dan berjalan sesuai rencana,” kata Bahtiar di sela-sela pengecekan.

Ia menjelaskan, hampir seluruh alat logistik Pemilu sudah lengkap dan datang tepat waktu.

Selanjutnya tinggal menunggu surat suara DPRD Provinsi Kabupaten/Kota dan sebagian DPR RI yang rencananya tiba dalam satu dua hari ini.

Pada prinsipnya, tekan dia, pikirkan dan Forkopimda Kota Makassar mendukung KPU dan Bawaslu apapun kendalanya.

Dia mencontohkan, seperti ada logistik yang ingin dipindahkan ke lapangan dan terkendala cuaca maka Forkopimda dari TNI-Polri dapat membantu dengan kendaraan militernya.Termasuk menyediakan Biaya Tak Terduga (BTT).

“Tentunya kami hanya menunggu dari KPU dan Bawaslu saja. Apalagi dari kabupaten kota siap juga,” jelasnya.

Danny Pomanto memastikan kesiapan distribusi logistik juga dengan BTT itu.

Tentunya, lanjut dia, Pemkot Makassar mendukung penuh kerja-kerja KPU, Bawaslu demi lancarnya distribusi logistik Pemilu di Makassar.

“Soal BTT tentunya Pemkot Makassar sudah menyiapkannya. Intinya kapanpun KPU-Bawaslu minta akan dikasih,” tegas Danny.

Apalagi di tengah cuaca seperti ini maka hal-hal kontingensi yang tidak terduga harus diantisipasi.

Di samping yang normal berjalan baik, kontigensi pun dimatangkan sehingga prosedurnya terselesaikan dengan baik dan cepat.

Hanya saja, kata Danny, kerawanan ada pada distribusi ke pulau karena cuaca buruk.

Tetapi, ia menekankan dirinya sudah mendapatkan solusi karena mempunyai peralatan, koordinasi dengan Forkopimda juga berjalan baik sehingga semuanya dapat terselesaikan.(**)