Toko Kelontong Dekat SMAN 5 Kota Makassar Diduga Jualan Minuman Beralkohol, Warga: Lama Sekalimi Menjual

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Keberadaan Toko Kelontong di Bilangan Jalan Taman Makam Pahlawan, Kelurahan Tello Baru bikin warga sekitar resah. Pasalanya, toko itu diduga menjual minuman beralkohol (Minol).

Aco, salah satu warga yang ditemui mengatakan, aktifitas jual beli Minol di toko yang lokasinya sangat dekat dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Kota Makassar itu sudah berlangsung lama.

Baca juga:

Viral! Truk Kontainer di Makassar Tabrak Pembatas Jalan dan Melintang di Tengah Jalur Tol

“Lama sekalimi menjual minuman keras (minol) itu,” kata Aco, Selasa (2/12/2024).

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar sudah beberapa kali melakukan penggerebekan, namun kata Aco aktivitas jual beli Minol tetap saja berlangsung sampai hari ini.

“Seperti ada kekuatan besar di belakangnya pak. Itu kita lihatmi saja keluar masuk orang beli botolan minol,” tutur Aco.

Pemilik Toko yakni Rewisan saat ditemui membenarkan perihal penjualan Minol di Tokonya. Ia mengaku bahwa aktivitas jual beli Minol yang ia jalankan selama ini bukanlah pelanggaran.

“Saya sudah lama menjual, silahkan melapor ke polres, terserah,” ucap Rewisan.

Menurutnya, aktifitas penjualan minol di tokonya tidak melanggar sepanjang tidak melakukan aktifitas minum di tempat atau di tokonya.

Rewisan pun membandingkan penjualan minol yang dilakukan oleh salah satu toko kelontongan yang terletak di Jalan Batu Putih, Makassar yang hingga saat ini tidak bermasalah.

“Kalau disini kan orang beli langsung bawa pulang, tidak ada yang minum di sini, itu saja yang di Jalan Batu Putih tidak bermasalah sampai sekarang,” ujar Rewisan.

Sekedar diketahui ketentuan larangan penjualan minol telah diatur baik dalam Perwali Kota Makassar, Perda Kota Makassar, Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) dan Peraturan Presiden (Perpres).

Pada Perda Kota Makassar Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pengawasan dan Pengendalian Pengadaan Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol, di mana aktivitas usaha berjualan minol tak boleh dekat dari lingkup sekolah, tempat ibadah dan rumah sakit.

Kemudian dalam Perwali Makassar Nomor 17/2019 Pasal 13 ayat 1 poin b. Di mana penjualan minuman beralkohol kembali lagi ditegaskan tidak diperbolehkan berada dekat dari tiga tempat masing-masing yang berkaitan dengan sarana pendidikan, tempat peribadatan dan rumah sakit.

Selanjutnya dalam aturan Permendagri Nomor 20/M_DAG/PER/4/2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol tepatnya Pasal 28, juga sangat jelas ditegaskan mengenai pelarangan memperdagangkan minuman beralkohol di lokasi atau tempat yang berdekatan dengan tempat ibadah, sekolah dan rumah sakit.

Terakhir dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 74 tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol Pasal 7 ayat 2 turut kembali ditegaskan bahwa penjualan dan/atau peredaran minuman beralkohol di tempat tertentu yang ditetapkan oleh Bupati atau Wali Kota sebagaimana dimaksud ayat 1 huruf C tidak berdekatan dengan tempat peribadatan, lembaga pendidikan dan rumah sakit. (C/Qadri)