SMK Al Zaytun Tak Terdeteksi di Kemenag, Sekolah Ilegal?

INIKATA.co.id – Mabes Polri menyebut SMK Al Zaytun atau Yayasan Pendidikan Islam (YPI) tidak terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag). Hal itu diketahui berdasarkan pemeriksaan saksi dari pihak kementerian.

“Didapatkan informasi bahwa tidak ditemukan daftar program studi SMK dengan atas nama Yayasan Pendidikan Islam (YPI) ataupun Al Zaytun,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa (25/7).

Baca juga:

Prabowo-Gibran Daftar ke KPU Rabu Lusa

Meski begitu, Kemenag bersama stakeholder terkait akan melakukan penelusuran di lapangan. Langkah ini guna memastikan keberadaan SMK Al Zaytun.

“Akan melakukan penelusuran terkait adanya kemungkinan SMK dengan atas nama YPI ataupun Al Zaytun,” jelas Ramadhan.

Diketahui, Bareskrim Polri memutuskan menaikan status perkara dugaan penistaan agama di Pondok Pesantren Al Zaytun ke tahap penyidikan dari penyelidikan. Keputusan ini diambil usai adanya pemeriksaan kepada Panji Gumilang selaku pimpinan pondok pesantren tersebut.

Baca juga:

Panji Gumilang Diduga “Enjoy” Melakukan Tindak Pidana Selama Ini

“Selesai pemeriksaan penyidik telah melaksanakan gelar perkara. Adapun kesimpulan gelar perkara bahwa perkara ini dari penyelidikan dinaikan menjadi penyidikan,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro.

Penyidik selanjutnya akan melaksanakan upaya-upaya penyidikan. Dalam perkara ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, dan saksi ahli. Kemudian pemeriksaan terhadap terlapor Panji Gumilang juga telah dilakukan.

“Ini sudah cukup untuk kami meyakini bahwa ada perbuatan pidana. Selanjutnya kami akan melengkapi alat bukti,” jelas Djuhandhani.

Selain tindak pidana penistaan agama, Panji Gumilang juga tengah didalami mengenai kemungkinan adanya TPPU. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga telah melakukan pemblokiran rekening milik Panji Gumilang maupun Al Zaytun yang diduga dipakai untuk TPPU. (Fajar/Inikata)