Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi Tinjau Penanganan Tanggul Jebol di Lutra

INIKATA.co.id – Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberan  Djaya Sukarno kembali meninjau kondisi tanggul Sungai Baliase yang jebol di Desa Polewali, Kecamatan Baebunta Selatan, Luwu Utara kemarin.

Abang Fauzi, sapaan Muhammad Fauzi, memberikan apresiasi kepada pihak PUPR dan jajaran atas atensinya untuk turun langsung ikut dalam peninjauan tanggul.

Baca juga:

Singgung Pendukung Prabowo yang Tewas di Pilpres 2019, Anies Baswedan: Sampai Hari ini Tidak Ada Kejelasan

“Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan saya sekitar sebulan lalu. Saya sengaja mengajak pihak balai untuk melihat langsung agar koordinasi bisa lebih cepat. Ternyata Pak Kabalai turun lengkap bersama jajaran,” kata Fauzi.

Suami Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani ini berharap koodinasi yang baik bersama Kementerian, balai dan Dinas PUPR kabupaten dapat terus terjalin dengan baik dan berdampak pada penanganan infrastruktur yang lebih cepat.

“Mudah-mudahan apa yang direncanakan tahun 2023 dan 2024 manti akan berjalan lancar tanpa kendala. Semoga masyarakat juga memahami bahwa penanganan infrastruktur memang tidak bisa instan karena prosedur yang harus dilalui,” jelasnya.

Baca juga:

Berita Duka! Anggota DPR RI Rapsel Ali Meninggal Dunia di Makassar

Sementara itu, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Djaya Sukarno usai meninjau tanggul menyampaikan progres penanganan tanggul yang terus dikebut.

Menurutnya, saat ini Kementerian PUPR masih terus berupaya melakukan pembenahan bertahap pasca banjir bandang yang melanda Luwu Utara 2020 yang lalu.

“Kita lihat akibat bencana banjir 2020 yang lalu mengakibatkan morfologi sungai banyak mengalami perubahan. Salah satunya jebolnya tanggul ini (Tanggul sungai Baliase),” kata Djaya.

“Kita sudah melakukan pembenahan tanggul, sebagian sudah bisa dikatakan sebagai penanganan permanen. Sekarang ini tinggal beberapa meter lagi yang perlu penanganan permanen agar air Sungai Baliase tidak banyak menyebrang ke Sungai Masamba yang menyebabkan air meluap,” sambung Djaya.

Selain penanganan tersebut, pihaknya juga akan mengangkat sedimen di sisi kiri sungai, sehingga beban tanggul di sisi kanan bisa berkurang. “Kami juga apresiasi PUPR Luwu Utara yang selalu bergerak cepat, koordinasi dengan kami juga sangat baik dan ditambah lagi dukungan dari Anggota Komisi V DPR RIuhammad Fauzi,” ungkap Djaya.(rik)