Sulsel Termasuk Daerah Rawan Pelanggaran Pemilu, Menkopolhukam Bilang Begini

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkap bahwa pada Pemilu 2019 lalu, Sulawesi Selatan tercatat sebagai salah satu daerah yang rawan dengan pelanggaran.

“Tahun 2019 ada beberapa daerah yang dianggap rawan pelanggaran, termasuk Sulsel,” kata Mahfud saat menghadiri kegiatan Forum Koordinasi Sentra Gakkumdu dalam Penanganan Tindak Pidana Pemilu di Hotel Claro, Makassar, Kamis (13/7/2023).

Baca juga:

Penyidik Tunggu P21 Berkas Perkara Tersangka Penyeludupan BBM Ilegal di Wajo

“Makanya ini kita akan berkeliling (ke daerah-daerah rawan pelanggaran pemilu), dengan harapan agar pelanggaran pemilu itu bisa diantisipasi dari sekarang,” sambungnya.

Mahfud meningingatkan, meski hukumannya kecil, sudah banyak yang masuk penjara jkarena melakukan pelanggaran pidana pemilu.

“Ini juga untuk memperkecil kemungkinan terjadinya gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Karena terkadang kecurangan itu terjadi dilakukan oleh pemain secara horizontal, tapi nanti yang digugat ke pengadilan itu KPU-nya,” ujarnya.

Baca juga:

Ratusan Rekening Terkait AL Zaytun Diblokir, Mahfud MD Tegaskan Tidak Main-main

“Misalnya KPUD yang digugat KPU pusat untuk membatalkan kembali apa yang diputuskan. Oleh sebab itu, supaya pemilu ini lebihsehat dan lebih berintegritas, mari kita menjaga bersama-sama dari sekarang. Karena tahapan pemilu sekarang sudah mulai masuk,” pungkasnya. (fdl)