Fakta Menarik tentang Film Oppenheimer

INIKATA.co.id – Oppenheimer adalah film terbaru yang akan tayang bulan ini. Film blockbuster ini banyak dinanti para fan Christopher Nolan maupun penonton umum.

Bagaimana tidak, selama ini Christopher Nolan dikenal sebagai penyelamat blockbuster lantaran film-filmnya tidak hanya berbudget besar, tetapi juga berkualitas.

Baca juga:

Produser Film Kiblat Temui MUI

Film-film yang disutradarai Christopher Nolan sering mendapat rating yang tinggi dan pujian dari para kritikus, diantaranya trilogi The Dark Knight, Inception, Memento, Interstellar, hingga Dunkirk.

Film terakhirnya Tenet pun juga berkualitas, meskipun memiliki respons yang beragam. Lantas, mampukah Oppenheimer menandingi film-film Nolan sebelumnya?

Berbagai fakta tentang film Oppenheimer sudah banyak bermunculan. Tentunya, hal ini membuat para penonton semakin tidak sabar. Dilansir dari berbagai sumber, inilah fakta-fakta menarik film Oppenheimer.

Baca juga:

Fakta Menarik Setelah Prancis Menghajar Denmark

1. Tidak ada CGI sama sekali
Sebelum Oppenheimer, Christopher Nolan memang dikenal tidak terlalu menyukai CGI. Banyak adegan ikonik di film-filmnya yang ternyata hanya menggunakan practical effect. Dilansir dari Collider, Nolan menantang dirinya sendiri dengan menciptakan kembali pengujian bom atom.

Saat berbicara dengan pemimpin redaksi Collider Steve Weintraub, Nolan mengatakan bahwa film terbarunya tidak hanya berfokus pada efek praktikal, tetapi juga penggunaan nol CGI dalam pengambilan gambarnya.

Sebelumnya, Nolan sudah merinci bagaimana tim Oppenheimer membuat ulang Trinity test, uji ledakan pertama bom nuklir di gurun New Mexico pada tahun 1945, seluruhnya tanpa CGI.

2. Adegan hitam putih di filmnya memiliki arti
Penggunaan adegan hitam-putih dan berwarna oleh Oppenheimer merepresentasikan pergeseran perspektif. Adegan hitam-putih bersifat objektif. Itu adalah momen dalam sejarah yang tidak dipengaruhi oleh opini atau emosi.

Oppenheimer adalah tokoh sejarah, dan bom atom ciptaannya sangat penting dalam sejarah Perang Dunia II.

Sebagian dari kehidupan Oppenheimer tercatat sejarah karena hal ini, seperti sidang terhadapnya pada tahun 1954 ketika dia menolak menyerahkan izin keamanan senjata atomnya.

Sementara itu, adegan berwarna Oppenheimer membentuk sebagian besar film dan merupakan elemen subjektif dari cerita, serta perspektif Oppenheimer sendiri.

Adegan-adegan ini merupakan sudut pandang orang pertama dan bukan merupakan fakta sejarah yang sebenarnya dari kisah Oppenheimer, melainkan sisi yang diadaptasi.

3. Dibintangi aktor-aktor grade A
Dari trailernya, terlihat beberapa aktor Hollywood grade A turut membintangi film ini. Tentunya, mulai dari pemeran Oppenheimer sendiri, aktor favorit Nolan, Cillian Murphy. Selain itu, juga ada Emily Blunt sebagai Katherine ‘Kitty’ Oppenheimer, Matt Damon sebagai Leslie Groves, Robert Downey Jr sebagai Lewis Strauss, dan Florence Pugh sebagai Jean Tatlock. Aktor-aktor lain juga ikut andil seperti Josh Peck hingga Jack Quaid.

4. Penonton bisa merasakan efek ledakan nuklir di bioskop
Christopher Nolan menjanjikan penonton akan merasakan ledakan nuklir hampir secara fisik di film terbarunya itu.

“Kami tahu bahwa ini harus menjadi showstopper. Sebelumnya, penonton hanya dapat merasakan sensasi dari soundnya saja. Sekarang, kami bisa memberikan dampak yang besar kepada penonton melalui gambar, respons yang bisa dirasakan secara fisik dari film tersebut,” sebagaimana dilansir dari akun Twitter @NolanAnalyst.

5. Film terpanjang Christopher Nolan
Kabarnya, film Oppenheimer akan berdurasi 3 jam 9 detik. Sebelumnya, film terpanjang yang dibuat Christopher Nolan adalah Interstellar, yang berdurasi 2 jam 49 menit. Ketika melakukan interview dengan Variety, Matt Damon mengatakan bahwa filmnya berdurasi 3 jam dan katanya sangat fantastis.

6. Bersaing ketat dengan Barbie
2 film blockbuster ini sering dibandingkan lantaran rilis di hari yang sama. Selain itu, alasan para fan membandingkan kedua film ini karena prestasi dan rekam jejak kedua sutradara. Sebagaimana diketahui, Christopher Nolan adalah salah satu sutradara film blockbuster yang dikenal revolusioner.

Sutradara Barbie, Greta Gerwig, juga mendapat banyak pengakuan setelah kedua film panjangnya menuai nominasi Oscar dan review positif dari para kritikus. Tentunya, persaingan ketat film dari 2 sutradara berkualitas ini akan menjadi momen ikonik yang tidak akan terlupakan.

7. Hint tentang Oppenheimer sudah dibocorkan di film Tenet
Ternyata, Christopher Nolan sudah membocorkan clue tentang Oppenheimer di film terakhirnya, Tenet. Hal itu bisa dilihat dari percakapan protagonis, George Washington, dan Priya tentang Manhattan Project.

“Apakah kamu familiar dengan Manhattan Project? Saat mereka mendekati uji atom pertama, Oppenheimer menjadi khawatir bahwa ledakan tersebut dapat menghasilkan reaksi berantai yang melanda dunia,” ujar karakter Priya di film Tenet.

8. Ending film Oppenheimer akan mirip dengan Inception
Christopher Nolan mengatakan bahwa ending Oppenheimer akan mirip dengan film Inception.

Dalam sebuah wawancara dengan Wired menjelang perilisan Oppenheimer, Nolan ditanya apakah film-filmnya cenderung memiliki sudut pandang optimis atau “anti-nihilistik”.

“Maksudku, ending dari Inception, persis seperti itu,” jawab Nolan. “Ada pandangan nihilistik tentang akhir cerita itu, kan? Tapi juga, Cobb (karakter utama film Inception) telah pindah dan bersama anak-anaknya. Ambiguitas di sini bukanlah ambiguitas emosional, tetapi yang intelektual untuk penonton.”

Seperti Inception, Nolan juga menyampaikan bahwa ending Oppenheimer akan sangat kompleks.

“Lucunya, menurut saya ada hubungan yang menarik antara ending Inception dan Oppenheimer untuk dieksplorasi,” lanjutnya. “Oppenheimer memiliki akhir yang rumit. Perasaan yang rumit,” tambahnya.

Apakah Nolan berencana membuat universe yang berkaitan antara inception, tenet dan Oppenheimer?

Itulah 8 fakta menarik tentang film Oppenheimer. Film Oppenheimer bisa disaksikan di bioskop Indonesia pada 19 Juli mendatang.(jawapos/inikata)