Sambut APEKSI XVI, Fatmawati Rusdi Minta Penambahan Hidroponik di Longwis

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi kembali melakukan pengecekan kesiapan Lorong Wisata untuk menyambut APEKSI XVI yang rencananya akan dihadiri oleh 98 Kota se Indonesia.

Kali ini Fatmawati melakukan pengecekan di tiga Longwis, masing-masing di Kecamatan Ujung Pandang, Kecamatan Ujung Tanah, dan Kecamatan Rappocini.

Baca juga:

Tabuh Gendang pada Pembukaan PSBM XXIV, Danny: Ini Ajang Konsolidasi Satukan Kekuatan sebagai Penyanggah IKN

Untuk Kecamatan Ujung Pandang, tepatnya di Longwis Haderslave yang berada di Jl Somba Opu. Di Longwis ini Fatmawati kembali mengingatkan agar fokus pada produk UMKM, khususnya yang dapat menjadi karakter dari Makassar.

“Ada es krim pakcoy, coto makassar, dan juga keripik pakcoy, yang dapat menjadi bingkisan para tetamu jika berkunjung ke Longwis ini,” ujarnya.

Selanjutnya di Kecamatan Ujung Tanah, Longwis Milan, yang berlokasi di jalan Cakalang III, Fatmawati Rusdi meminta adanya penambahan Hidroponik dan beberapa jenis tanaman lainnya.

Baca juga:

Fatmawati Rusdi Sampaikan Empat Poin Saat LKPJ Wali Kota Makassar Tahun 2022

“Longwis ini baru saja panen, sehingga butuh segera penambahan. Sebenarnya banyak dari Longwis tetangga, hanya saja akses jalan yang mumpuni berada di Longwis ini, sehingga kita putuskan untuk tetap di Longwis Milan, dengan melakukan penambahan untuk persiapan APEKSI,” lanjutnya.

Lokasi ketiga di Kecamatan Rappocini, Longwis Vera Cruz, Fatmawati juga mengingatkan penambahan beberapa hidroponik serta adanya pengecetan ulang. “Semuanya telah tertata dengan baik, tanaman cabai cukup banyak, hanya perlu penambahan hidroponik dan pengecetan ulang,” ungkapnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan, Andi Muh Yasir bersama Asisten III, Mario Said, yang turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar juga memberikan himbauan agar partisipasi masyarakat dapat ditingkatkan, agar potensi disetiap Longwis semakin maksimal, dan dapat memberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat. (*)