Kepala Balitbangda Makassar Harap Tak Ada Lagi Salah Input Data Inovasi

INIKATA.co.id – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) di Jakarta, 18-21 Juni 2023. Hadir, sejumlah Inovator masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Pada kesempatan itu, Kepala Balitbangda Kota Makassar Andi Bukti Djufrie membuka langsung Bimtek Strategi Penginputan Indeks Inovasi Daerah terkait Pengembangan Inovasi Daerah. Agenda ini menggandeng Lembaga Orientasi Pengembangan Pembangunan Nasional (LOPPNas).

Baca juga:

Pemkot Makassar Optimis Naik Peringkat Capaian Kota Layak Anak 2023

Kepala Balitbangda Kota Makassar Andi Bukti Djfurie mengatakan, pelaksanaan Bimtek ini merupakan kedua kalinya. Sehingga, pihaknya berharap tak ada lagi kesalahan dalam menginput data Inovasi yang dipersyaratkan oleh pemerintah pusat.

“Bimtek kemarin itu untuk memberikan arahan para Inovator masing-masing OPD bagaimana mengupload dokumen Inovasi. Karena ada memang tahapannya, jangan sampai kesalahan kecil saja, sistem akan tolak berkas Inovasi,” jelas Andi Bukti Djufrie, Selasa (27/6).

Selain itu, kata Bang Yos–sapaan akrabnya mendorong Inovator agar segera mengunggah berkas Inovasi ke aplikasi Inovasi Government Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Apalagi, narasumber yang dihadirkan langsung dari Kemendagri dan LOPPNAs.

Baca juga:

Jadi Pembicara di Bimtek 10 Program Pokok TP PKK Makassar, dr Udin Malik: Kader Harus Serba Bisa

“Jadi mereka dilatih memasukkan berkas yang menjadi syarat Inovasi. Kalau ada kesalahan, mereka langsung dievakuasi langsung oleh ahlinya,” ujarnya.

Selain itu, kata Bang Yos–sapaan akrabnya mendorong Inovator agar segera mengunggah berkas Inovasi ke aplikasi Inovasi Government Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Apalagi, narasumber yang dihadirkan langsung dari Kemendagri dan LOPPNAs.

“Jadi mereka dilatih memasukkan berkas yang menjadi syarat Inovasi. Kalau ada kesalahan, mereka langsung dievakuasi langsung oleh ahlinya,” ujarnya. (*)