Gandeng Unicef, Pemda Gelar Wisuda Imunisasi di Bone

INIKATA.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Melalui Dinas Kesehatan Bekerja Sama Dengan United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) Menggelar Wisuda Imunisasi Tingkat Kabupaten Bone Tahun 2023.

Kegiatan yang digelar di halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, Jl Petta Ponggawae di buka oleh Bunda PAUD Kabupaten Bone Kurniaty A. Fahsar kemarin.

Baca juga:

Kapus Bastura Diduga Meninggal Tidak Wajar, Puluhan Mahasiswa Demo Polres Luwu

Wisuda Imunisasi Pertama Di Kabupaten Bone mengangkat tema “Ayo Lindungi Diri, Keluarga dan Masyarakat Dengan Imunisasi Lengkap”.

Hadir Perwakilan kadis kesehatan Provinsi Sulsel, Ardadi, Perwakilan Unicef Rahman Nur Syam. Kepala Dinas Kesehatan Bone A Nurminah.

Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Bone A Fajaruddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Bone ST Rosnawati Radi, serta Kadis Kominfo dan Persandian Bone Barham.

Baca juga:

Pemkab Bone Juara 1 Perencanaan Pembangunan Daerah Zona 3

Bunda PAUD yang juga Ketua TP PKK Bone merasa terharu dan bangga atas terselenggaranya wisuda imunisasi pertama kali di kabupaten Bone.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan wisuda imunisasi kejar pertama kali di Bone. Terima kasih yang setinggi tingginya kepada Unicef dan seluruh komponen yang telah membantu sehingga terselenggaranya acara wisuda ini” Kata Hj. Kurniaty A. Fahsar.

“Terima kasih pula kepada bunda PAUD kecamatan, petugas imunisasi puskesmas dan orang tua yang telah mendukung sepanjang perjalanan imunisasi anaknya” tambahnya.

Lebih lanjut Istri Bupati Bone dua periode itu mengatakan, Imunisasi suatu langkah penting dalam pertumbuhan anak usia dini sampai usia anak sekolah dasar serta menjadi pondasi kuat tumbuh kembang anak menjadi generasi hebat, kuat, sehat serta menjadi generasi emas.

“Wisuda Ini merupakan langkah awal bagi anak-anak kita untuk masa depan yang lebih cerah serta tumbuh menjadi generasi emas,” jelasnya.

Perwakilan Unicef Rahman Syam Nur mengatakan, hari ini kita senang dan bahagia karena menggelar wisuda imunisasi pertama di Bone dan ketiga di Indonesia setelah Makassar dan Bantaeng. sebanyak 1165 anak telah kita periksa imunisasinya dari 30 PAUD yang ada di kabupaten Bone. Hanya ada 60 anak yang tidak lengkap imunisasinya dan kita telah lengkapi.

Melalui program ini, kita berharap akan muncul pemimpin bangsa yang cerdas dari kabupaten Bone. menilik Bone banyak melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa.

Rahman juga menyinggung keberhasil program Unicef di kabupaten Bone tak lepas dari campur tangan Bunda PAUD Kabupaten Bone.

“Terima kasih atas kepedulian bunda PAUD Kabupaten Bone sehingga program ini bisa terlaksana. ini juga menjadi kebanggaan bagi anak-anak kita yang telah di wisuda langsung oleh bunda PAUD kabupaten Bone. 1165 anak tadinya telah kita berikan rapor imunisasi sebagai penunjang ke jenjang berikutnya,” beber Rahman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bone menuturkan, Imunisasi kejar Program dari Pemda Bone bekerjasama dengan Unicef digelar agar imunisasi di Bone bisa merata.

Program ini juga merupakan suatu upaya menghindari sakit cacat dan kematian dan penyakit hepatitis, tbc pada anak.

“Dinas kesehatan pada 38 wilayah kerja telah aktif dalam upaya promotif melakukan sosialisasi serta mengkampanyekan bahwa pentingnya imunisasi rutin.Perlu diketahui tujuan utamanya imunisasi untuk mencerdaskan anak bangsa sehingga bisa bersaing di usia-usia akan datang” tutur Nurminah.

Lebih lanjut Nurminah mengatakan, total peserta wisuda sebanyak 211 anak dari 30 PAUD yang ada di kabupaten Bone.

Ia berharap kegiatan ini bisa Berkelanjutan dan menjadi agenda rutin tiap tahunnya.wisuda ini juga merupakan implementasi rumah imunisasi di kabupaten bone.

“Terima kasih kepada UNICEF dan yayasan Gaya Clebes yang telah memfasilitasi sehingga locus terlaksana di kabupaten Bone,” tuturnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone mengatakan, Acara ini terkesan istimewa dan luar biasa karena akan dipimpin langsung oleh bunda PAUD kab. Bone.

A. Fajaruddin juga menjelaskan bahwa, Usia dini merupakan penilaian yang sangat penting pada periode emas bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Ada rentang usia dini merupakan perkembangan sel otak yang membentuk kecerdasan manusia mulai terbentuk,” ungkapnya.

50 persen pembentukannya dibentuk pada anak usia 4 tahun. Layanan PAUD juga harus memberikan kebutuhan esensial anak seperti gizi dan sebagainya.

“Jadi imunisasi memang sangat penting bagi pertumbuhan anak-anak kita apalagi sebagai pencegah penyakit dan kecacatan,” katanya.(lim)