Pria yang Diusir Panji Gumilang Ternyata Bukan Polisi, Ini Identitas Aslinya

INIKATA.co.id – Identitas pria berbaju hitam yang dibentak-bentak pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang akhirnya terkuak. Pengakuan Polda Jabar, pria tersebut bukan anggota intel kepolisian.

Video yang beredar di media sosial itu, memperlihatkan kemarahan pimpinan pondok pesantren Al Zaytun, Indramayu kepada seorang pria berbaju hitam. Pria itu disebut-sebut anggota kepolisian.

Baca juga:

Hanyut di Perairan Malaysia, 2 Nelayan Indonesia Dijemput Tim Gabungan

Peristiwa itu terjadi bertepatan saat Ponpes Al Zaytun didemo oleh kelompok massa dari Forum Indramayu Menggugat (FIM).

Di tengah orasi massa di depan gerbang komplek pondok, seorang pria yang tak diketahui namanya itu tampak kena semprotan Panji Gumilang.

Panji Gumilang yang ditemani sejumlah massa Al Zaytun itu terlihat mendatangi pria yang sedang duduk di sebuah gubuk.

Baca juga:

Ratusan Rekening Terkait AL Zaytun Diblokir, Mahfud MD Tegaskan Tidak Main-main

Pimpinan Ponpes Al Zaytun itu langsung memarahi dan membentak pria berbaju hitam tersebut.

Dari narasi video yang beredar, pria itu disebut merupakan anggota polisi berpakaian biasa alias polisi intel.

Bahkan, beberapa komentar warganet juga “menyenggol” Kapolri Jenderal Listyo Sigit terkait perlakuan buruk Panji Gumilang terhadap pria yang disangka polisi itu.

Namun pihak Polda Jawa Barat (Jabar) menepis isu terkait identitas pria yang dibentak Panji Gumilang itu.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo mengungkap, identitas pria yang dibentak-bentak Panji Gumilang bukan anggota kepolisian. Profesi pria tersebut adalah pegawai Pemda Bandung.

“Dari pendalaman awal yang kita peroleh orang tersebut adalah pegawai Pemda di Bandung,” ujarnya, Sabtu, 17 Juni 2023.

Bukan Polisi Intel

Video ini menjadi viral karena dalam keterangan video menyebut pria itu seorang polisi intel. Warganet pun bereksi karena

kelakuan Panji Gumilag dinilai sangat angkuh.

Warganet menyebut Panji Gumilang seolah tak menghormati dan tak takut kepada anggota polisi.

Bahkan ada yang menyebut lagak Panji Gumilang bak seorang Presiden karena saking tegas dan mengecam pria itu.

Ibrahim menegaskan, identitas pria itu bukanlah seorang anggota polisi yang sedang menyamar alias polisi intel.

“Yang jelas dia bukan polisi, bukan intel polisi,” jelasnya.

Peristiwa Panji Gumilang membentak-bentak pria yang diduga anggota polisi itu terjadi pada Kamis, 15 Juni 2023.

Saat itu, Ponpes Al Zaytun yang dipimpin Panji Gumilang didemo oleh massa dari Forum Indramayu Menggugat (FIM).

Seperti tersiar kabar 3.000 massa FIM disebut akan berdemo di depan gerbang komplek Ponpes Al Zaytun.

Namun saat kejadian, ternyata tak lebih dari 300 massa bergerak menyuarakan protes terkait dugaan masalah yang terjadi di Mah’ad tersebut.

Ibrahim mengatakan, pihak Polda Jabar tengah mendalami video viral yang menarasikan Panji Gumilang bentak anggota polisi.

“Kita juga sedang mengecek peristiwanya terkait permasalahan dan hubungannya dengan Panji Gumilang,” terangnya.

Ibrahim menjelaskan, kepolisian akan mendalami perkataan yang terlontar pimpinan Pondok jebolan Gontor itu.

“Kalau nggak ada, pulang! Harus ditangani ini. Ini yang bikin macem-macem,” sambung Ibrahim. (Fajar/Inikata)