Wawali Makassar Dukung Lahirnya Pelaku UMKM Dari Masjid

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Makassar menggelar Workshop kegiatan pengembangan kewirausahaan di Hotel Karebosi Premier, Minggu (11/06/2023).

Dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Semangat Wirausaha dari Masjid”.

Baca juga:

Camat Tallo Silaturahmi Dengan Petugas dan Warga di Container Recover

Fatmawati sangat mengapresiasi terobosan baru dari DMI Makassar ini. Pasalnya, pembentukan pelaku UMKM baru sejalan dengan program pemulihan ekonomi kota Makassar pasca pandemi.

“Dua tahun kita terkena pandemi. Dan sektor yang bertahan adalah sektor pelaku UMKM. Saya sangat mengapresiasi ide DMI Makassar. Bisa melihat peluang,” ucapnya.

Tak hanya itu, Fatmawati juga meminta DMI terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan pelaku UMKM naik kelas.

Baca juga:

Projo se-Jawa Barat Kompak Deklarasikan Dukung Ganjar Pranowo Sebagai Capres 2024

Apalagi, sebut Fatma, banyak program-program Pemkot Makassar yang sejalan dengan kewirausahaan. Seperti, skill training 10 ribu tenaga kerja dan 100 ribu peluang kerja baru.

“Program dari DMI menarik. Mengajak remaja masjid bukan hanya untuk memakmurkan masjid saja namun mendorong menjadi pelaku UMKM yang jujur dan amanah. 1.300 masjid di Kota Makassar dan melakukan pemberdayaan kewirausahaan. Saya yakin ekonomi kita cepat pulih,” ungkapnya.

Sementara, Ketua DMI Makassar, H. Muh. Yunus mengungkapkan pihaknya akan memberikan bantuan berupa gerobak-gerobak gratis yang bisa dipakai melakukan aktivitas kewirausaahan di area sekitar masjid-masjid.

“15 kecamatan akan mendapatkan gerobak sebagai percontohan awal. Semoga pelatihan ini yang dihadiri oleh peserta DMI kecamatan bisa menjalankan apa yang sudah ditargetkan,” harapnya.

Ia pun berterima kasih kepada Pemkot Makassar atas apresiasi yang diberikan. Olehnya itu, ia juga membuka ruang bersinergi dengan spirit kerja, inovasi untuk Kota Makassar yang terus dua kali tambah baik. (*)