Dinkes Makassar Target Deteksi 10 Ribu Kasus TBC Tahun 2023

INIKATA.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mencatat, pada tahun 2022 ditemukan 6 ribu kasus Tuberkulosis (TBC). Tahun ini, pemerintah kota menargetkan melacak 10 ribu kasus.

Penyakit TBC masih menjadi masalah kesehatan di Kota Makassar. Sebab itu, pemerintah kota membentuk Forum Multisektor Eliminasi (FME) Tuberkulosis Kota Makassar pada 29 Mei 2023 lalu.

Baca juga:

Polres Gowa Kawal Ketat Kertas Suara Pilpres 2024 hingga ke Gudang Logistik

Tim ini dibentuk untuk melacak kasus TBC dan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kota Makassar.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Makassar Mariani mengatakan pihaknya bersama tim FMS akan turun ke-153 kelurahan di Kota Makassar untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Kita harus membagi diri agar sosialisasi merata,” ujar Mariani, Rabu, 7 Juni 2023.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi ke masyarakat bagaimana penanganan TB ini mulai dari gejala hingga pengobatan yang harus dilakukan. Pasalnya, kata Mariani, masih banyak masyarakat di luar sana yang masih belum memiliki pemahaman sepenuhnya terhadap penyakit TB ini.

Sebab itu, Mariani berharap dengan adanya sosialisasi ini, deteksi yang dilakukan dapat mencapai target tersebut.

Tahun 2022 Kementerian Kesehatan bersama seluruh tenaga kesehatan berhasil mendeteksi tuberculosis (TBC) sebanyak lebih dari 700 ribu kasus. Angka tersebut merupakan angka tertinggi sejak TBC menjadi program prioritas Nasional.

Penyakit tuberkulosis (TBC) di Indonesia menempati peringkat kedua setelah India, yakni dengan jumlah kasus 969 ribu dan kematian 93 ribu per tahun atau setara dengan 11 kematian per jam.

Berdasarkan Global TB Report tahun 2022 jumlah kasus TBC terbanyak di dunia pada kelompok usia produktif terutama pada usia 25 sampai 34 tahun. Di Indonesia jumlah kasus TBC terbanyak yaitu pada kelompok usia produktif terutama pada usia 45 sampai 54 tahun.(**)